Suara.com - Kejaksaan Agung Brasil secara resmi mengajukan dakwaan terhadap mantan presiden Jair Bolsonaro terkait dugaan keterlibatannya dalam upaya kudeta yang berkaitan dengan kerusuhan di Brasilia pada tahun 2023, seperti yang dilaporkan oleh media G1 pada Rabu.
Bolsonaro juga dituduh berusaha merongrong supremasi hukum dan demokrasi dengan kekerasan, serta terlibat dalam organisasi kriminal, berdasarkan laporan tersebut.
Apabila dakwaan yang diajukan diterima oleh Mahkamah Agung Brasil, Bolsonaro akan dihadapkan pada proses hukum sebagai terdakwa dalam perkara pidana yang dituduhkan kepadanya.
Meskipun sudah dilarang untuk mencalonkan diri dalam jabatan politik, Bolsonaro dilaporkan tetap berencana untuk kembali maju sebagai calon presiden dalam Pemilu Brasil 2026.
Laporan menyebutkan bahwa ia tengah berusaha meyakinkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menekan hakim-hakim Brasil agar mencabut larangan partisipasi politik yang dijatuhkan padanya.
Selain itu, Bolsonaro mengusulkan agar Trump memberikan sanksi ekonomi kepada Brasil di bawah pemerintahan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, yang ia anggap bisa membantu memperbaiki karier politiknya.
Pada 8 Januari 2023, kelompok pendukung Bolsonaro yang menentang hasil pemilu 2022 menyerang sejumlah kantor pemerintah, termasuk gedung parlemen, istana kepresidenan, dan Mahkamah Agung di Brasilia.
Kerusuhan tersebut baru berhasil dihentikan oleh pihak kepolisian pada malam hari setelah beberapa jam berlangsung.
Sebagai akibat dari kerusuhan itu, sekitar 2.000 orang ditangkap oleh pihak kepolisian Brasil.
Baca Juga: Waspada! Virus Ensefalitis Jepang Kembali Muncul di Australia, Ancam Kesehatan Masyarakat
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?