Suara.com - Ismaya Group, perusahaan terkemuka di industri gaya hidup serta food and beverage (F&B) berkolaborasi dengan Batik Wolter untuk menghadirkan sentuhan budaya Nusantara dalam dunia kuliner dan fashion. Kolaborasi ini dimulai dengan menghadirkan batik eksklusif untuk Chef Glenn Erari di Semaja, yang tidak hanya memperindah tampilan tetapi juga membawa nilai filosofi mendalam dari batik tulis khas Indonesia. Semaja merupakan salah satu restoran di bawah naungan Ismaya Group yang mengusung konsep makanan Nusantara dengan sentuhan modern.
Kolaborasi ini tidak hanya sekadar menghadirkan elemen batik dalam seragam chef, tetapi juga menjadi langkah awal dalam upaya mengedukasi dan memperkenalkan batik kepada audiens yang lebih luas, terutama generasi muda. Batik Wolter, yang dikenal dengan koleksi batik tulisnya dari berbagai daerah seperti Pekalongan, Solo, dan Jogja, melihat kesamaan visi dengan Semaja dalam mengolah budaya tradisional dengan pendekatan kontemporer.
“Kolaborasi ini merupakan pertemuan antara dua dunia yang memiliki kesamaan dalam cara menyajikan warisan Nusantara dengan cara modern. Sama seperti Semaja yang menyajikan hidangan khas Indonesia dalam format modern dining, kami di Batik Wolter juga ingin membawa batik tulis ke dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang lebih relevan bagi generasi muda,” ujar Co-Founder Batik Wolter, Raka Saputra saat berbincang dengan Suara.com pada Selasa, (25/2/2025).
Sebagai langkah awal, Batik Wolter telah memperkenalkan jaket batik eksklusif yang dikenakan oleh Chef Glen Erari di Semaja, menampilkan batik khas dari Pekalongan dengan gambar burung Cenderawasih yang melambangkan keindahan dan keagungan budaya Papua.
"Karena kebetulan beliau kan dari Papua," imbuh Raka.
Selain itu, Batik Wolter juga berencana untuk menghadirkan berbagai pengalaman menarik seperti paket eksklusif bagi pelanggan setia Semaja, serta eksplorasi lebih lanjut dalam integrasi batik dalam elemen kuliner.
“Batik bukan hanya sekadar kain atau pakaian, tetapi juga merupakan bagian dari storytelling dalam pengalaman bersantap. Dengan kolaborasi ini, kami berharap bisa menghadirkan pengalaman yang lebih kaya bagi pelanggan, di mana mereka tidak hanya menikmati hidangan Nusantara yang autentik, tetapi juga memahami nilai budaya yang kami bawa melalui batik,” tambah Raka.
Ke depan, Batik Wolter dan Ismaya Group berencana untuk mengembangkan kolaborasi ini lebih jauh, termasuk kemungkinan kerja sama dengan restoran lain di bawah naungan Ismaya. Pelanggan juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai penawaran eksklusif, seperti scarf batik atau merchandise khusus, sebagai bagian dari pengalaman dining yang lebih berkesan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam upaya melestarikan dan mempopulerkan batik di kalangan yang lebih luas, terutama generasi muda, serta menghadirkan pengalaman kuliner yang lebih bermakna dengan sentuhan budaya Nusantara yang kaya dan beragam.
Baca Juga: Rahasia Sukses Membuka Gerai Minuman Kekinian di Kota Bagan
Berita Terkait
-
Aroma Kaldu Menggoda, Daging Empuk: Sensasi Nikmat di Warung Sop Keluarga
-
Sering Terlihat Sepi, RANS Nusantara Hebat Punya Raffi-Kaesang Setop Operasional Akhir Februari
-
Nadya Arina dan Ully Triani Bahas Film Rahasia Rasa: Ajak Generasi Muda Lestarikan Kuliner
-
Rahasia Rasa Mengajak Penonton Menemukan Cinta dan Diri Lewat Kuliner Penuh Kejutan, Sudah Tayang di Bioskop!
-
Program Pengembangan UMKM, Bantu Pengusaha Kuliner Hadapi Tantangan Sekaligus Mempertahankan Daya Saing
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward