Suara.com - Dimulainya bulan Ramadhan menjadi penanda ibadah puasa dijalankan. Namun demikian di Indonesia sendiri permulaan ibadah puasa terkadang mengalami perbedaan antara satu organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah. Sekilas rekam jejak awal puasa Ramadhan berbeda dapat Anda cermati di sini.
Ibadah puasa di Indonesia sendiri biasanya mengacu pada perhitungan dari PP Muhammadiyah dan NU yang mengikuti hasil sidang isbat pemerintah. Tidak selalu berbeda, namun ada momen dimana waktu dimulainya ibadah puasa terpaut satu hari.
Tahun Berapa Waktu Puasa Dimulai di Hari Berbeda?
Hari dimulainya puasa terkadang mengalami perbedaan antara perhitungan PP Muhammadiyah dan hasil sidang isbat dari pemerintah dan beberapa pihak lain. Meski tidak menjadi masalah yang berarti, namun hal ini menarik untuk dicermati.
Beberapa riwayat dimulainya puasa dari tahun ke tahun dapat Anda cermati di sini.
- Tahun 2024, Muhammadiyah menetapkan hari pertama pada 11 Maret 2024 sedangkan pemerintah menetapkan pada tanggal 12 Maret 2024
- Tahun 2023, Muhammadiyah menetapkan hari pertama pada 23 Maret 2023 dan pemerintah menetapkan pada tanggal 23 Maret 2023
- Tahun 2022, Muhammadiyah menetapkan hari pertama pada tanggal 2 April 2022, sedangkan pemerintah menetapkan pada tanggal 3 April 2022
- Tahun 2021, Muhammadiyah menetapkan hari pertama pada tanggal 13 April 2021 dan pemerintah menetapkan pada tanggal 13 April 2021
- Tahun 2020, Muhammadiyah menetapkan hari pertama pada tanggal 24 April 2020 dan pemerintah menetapkan pada tanggal 24 April 2020
- Tahun 2019, Muhammadiyah menetapkan hari pertama pada tanggal 6 Mei 2019 dan pemerintah menetapkan pada tanggal 6 Mei 2019
Tidak selalu berbeda, namun ada tahun-tahun dimana penetapan awal puasa berbeda antara pemerintah dan Muhammadiyah.
Lalu Bagaimana dengan Tahun 2025?
Untuk tahun 2025 sendiri kemungkinan akan terjadi perbedaan antara perhitungan Muhammadiyah dan pengamatan pemerintah.
PP Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa pada tanggal 1 Maret 2025 mendatang. Pemerintah, di sisi lain, belum dapat memastikan kapan 1 Ramadhan 1446 H tiba karena belum melihat hilal yang menjadi penanda pergantian bulan.
Sidang isbat sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2025 mendatang untuk memastikan kemunculan hilal apakah sudah sesuai dengan kriteria atau belum. Jika sudah, maka 1 Ramadhan 1446 H akan tiba bersamaan dengan perhitungan dari Muhammadiyah.
Namun jika belum memenuhi syarat, maka 1 Ramadhan 1446 H versi pemerintah akan tiba pada tanggal 2 Maret 2025.
Baca Juga: Muhammadiyah Pastikan 1 Ramadan 1446 Jatuh di Hari Sabtu, Kapan Pengikut Aboge Mulai Puasa?
Itu tadi sekilas penjelasan tentang rekam jejak awal puasa Ramadhan berbeda antara perhitungan Muhammadiyah dan pengamatan pemerintah. Semoga berguna.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Cara Memakai Cushion agar Tidak Cakey, Ikuti 7 Langkah Ini
-
Bahaya Racun Makeup Viral: Tren Glowing yang Merusak Kulit Wajah
-
7 Cara Pakai AC Low Watt agar Kamar Cepat Dingin Tanpa Boros Listrik
-
Debut Film! Cha Si Yeon Resmi Bintangi Film Layar Lebar The Pinnacle
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya
-
Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli