Suara.com - Umat Muslim di Indonesia akan segera memasuki bulan Ramadan 2025. Di bulan suci inilah umat Muslim diwajibkan berpuasa, baik untuk menahan lapar, dahaga, sampai hawa nafsu.
Salah satu hal yang biasa dilakukan sebelum memasuki bulan Ramadan adalah mengucapkan permohonan maaf. Namun sebenarnya seperti apa hukum meminta maaf sebelum bulan Ramadhan?
Ustaz Abdul Somad menerangkan hal ini di salah satu ceramahnya yang diunggah pada 6 tahun lalu di kanal YouTube Let's Belajar.
"Meminta maaf hukumnya wajib," tegas UAS dan menerangkan kerugian manusia bila menghadap Allah SWT dalam keadaan belum meminta maaf, dikutip pada Jumat (28/2/2025).
"Kenapa mesti sebelum puasa minta maaf? Itu tradisi. Tradisi orang mau bersih-bersih, bersih rumah, bersih badan, bersih diri, (kepada Allah) dia bertaubat, (kepada manusia) meminta maaf sama orang," ucap UAS.
Dengan kata lain, tidak merugi bagi seorang Muslim mengirim ucapan maaf sebelum bulan Ramadan 2025.
Berikut ini adalah beberapa contoh ucapan maaf sebelum bulan Ramadan 2025 yang bisa kamu kirimkan kepada kolega dan keluarga:
1. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan segala kerendahan hati, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1446 H. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan melimpahkan keberkahan di bulan yang suci ini. Mohon maaf lahir dan batin.
2. Selamat menyambut bulan suci Ramadan. Semoga kita semua diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa. Mari kita manfaatkan momen ini untuk meningkatkan ketakwaan dan mempererat tali silaturahmi. Mohon maaf atas segala khilaf dan salah.
Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Olahraga saat Puasa Ramadan? Ini Tips dari Dokter Tirta
3. Marhaban Ya Ramadan, selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 2025. Mohon maaf atas segala kesalahan yang pernah saya lakukan. Saya mungkin melakukan sesuatu yang buruk kepadamu tanpa aku sadari. Semoga kamu mendapatkan pahala setinggi-tingginya karena telah memaafkan segala kesalahanku. Amin.
4. Ramadan sudah tiba, selamat menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Mohon maaf lahir dan batin, saya memohon keikhlasan kamu sekeluarga atas kesalahan yang pernah saya lakukan. Semoga kita dapat berjumpa kembali. Marhaban ya Ramadan 2025.
5. Ramadan sudah tiba, mari kita jalani ibadah puasa Ramadan dengan hati tenang. Untuk itu, saya haturkan permohonan maaf atas kesalahan yang pernah terjadi di masa lalu. Mohon maaf lahir dan batin, semoga kita semua mendapatkan surga dari Allah SWT.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem
-
7 Amalan Sunah di Bulan Syawal yang Dianjurkan dalam Islam, Jangan Terlewat!
-
5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet
-
Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL
-
Tips Menyimpan Opor Ayam Sisa Lebaran di Kulkas agar Tahan Lama dan Tetap Enak, Jangan Sampai Basi
-
Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah
-
Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya
-
Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya