Suara.com - Saat ini banyak content creator yang melabeli diri sebagai food vlogger. Mereka dengan mudah memberikan penilaian terhadap makanan atau restoran. Ulasan mereka kerap kali menjadi referensi para warganet.
Kendati fenomena munculnya food vlogger begitu marak, Renatta Moeloek atau dikenal sebagai Chef Renatta sendiri mengaku tak mudah sebenarnya untuk memberi ulasan atas suatu makanan atau restoran.
"Susah, enggak segampang itu juga sebenarnya buat ngereview," ungkap Chef Renatta, dikutip dari YouTube Kemal Palevi, Sabtu (1/3).
Sebab menurutnya, orang sering kali memberikan penilaian secara subyektif tanpa melihat atau mempertimbangkan faktor lain. Renatta kemudian memberikan contoh ulasan kurang baik yang pernah dilihatnya.
"Misalnya dikasih bintang jelek, dari lima kasih satu. 'Makanannya semua enak, tapi value for money kurang,'" bebernya.
"Tapi pas gue lihat lagi, enggak, itu sangat reasonable untuk lokasinya. Kaliber resto segitu, itu normal. Itu bukan value for money, itu enggak cocok sama kantong lo," sambungnya berkelakar.
Karena itu, baginya ulasan food vlogger tidak bisa lantas dijadikan acuan atas enak tidaknya makanan di tempat yang direkomendasikan.
Terlebih, masyarakat awam tidak tahu apakah food vlogger itu memberi penilaian jujur atau endorsement.
"Gue enggak bilang semuanya kayak gitu (enggak ngerti makanan), tapi enggak bisa jadi patokan karena this one person bilang enak terus (pasti enak)," sambungnya.
Baca Juga: Codeblu Akui Sebar Berita Palsu, Permintaan Maaf Dinilai Gak Tulus
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Minta Menkeu Usut Bea Cukai, Prabowo Tanya Bakamla: Kenapa Masih Ada Penyelundupan?
-
Mengapa Kurangi Konsumsi Produk Hewani Dapat Menekan Jejak Lingkungan Makanan?
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Apa Slogan HUT RI ke-81 Tahun 2026? Ini Tema Resmi dan Maknanya
-
Ahmad Dhani Punya Satu Harapan dari Pidato Prabowo: Tegakkan Pasal 33 UUD 1945
-
3 Contoh Teks Sambutan Ketua Panitia Malam Tirakatan 17 Agustus, Singkat dan Mudah Dihafalkan
-
Prabowo Singgung Pejabat TNI-Polri, Ada 1.000 Tambang Ilegal Masa Nggak Tahu?
-
Di Sidang Tahunan MPR, Sultan Najamudin Titip Satu Pesan untuk Prabowo
-
Pidato Prabowo! Harga Pangan Bergejolak, Cabai dan Ayam Naik
-
Kisah Kang Edai Jadikan Budaya Osing Sebagai Motor Ekonomi Desa Kemiren Banyuwangi