Lifestyle / Male
Senin, 03 Maret 2025 | 10:32 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkap sejarah terbentuknya organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja mendeklarasikan ormas bernama 'Gerakan Rakyat'. Namun aksi ini tak sepenuhnya mendapat dukungan dari pendukungnya, termasuk dari mantan jubirnya, Pandji Pragiwaksono.

Komika yang kenal baik dengan Anies Baswedan ini mengungkit kembali omongan lama mantan capres tersebut saat berbincang dengannya. Pandji ingat betul bahwa saat itu Anies cenderung ingin memulai sebuah gerakan baru dalam berpolitik. Saat itu, ia mengiranya dalah sebuah partai politik baru.

"Perasaan mas @aniesbaswedan bilangnya pengen memulai gerakan baru dalam berpolitik, Mas," sentil Pandji Pragiwaksono melalui X, Senin (3/3/2025).

Pada kenyataannya, Anies memutuskan untuk mendeklarasikan organisasi masyarakat pada Kamis 27 Februari 2025 yang klaimnya didukung oleh Kelompok Anies Baswedan dan Relawan Anies.

Selain itu, Pandji juga menyoroti seragam oren yang dikenakan Anies pada acara deklarasi ormas tersebut.

"The uniform look is pretty much in the tradition of ormasm (seragamnya emang tradisi ormas banget sih)," sindir Pandji.

Dalam acara itu, Anies juga memberikan sambutannya.

"Rakyat akan terus membersamai setiap perjuangan yang membela kepentingan rakyat. Teman-teman semua, saya berharap dengan adanya momentum hari ini, maka semua unsur yang selama ini milik kita bersama, bisa merawat kebersamaan ini," ucap Anies pada acara pembentukan DPP Gerakan Rakyat di Gedung Jakarta Inisiatif Office, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2025).

Anies juga tak lupa mengapresiasi Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid yang membuat organisasi tersebut. Di sisi lain, Sahrin menyebut bila Anies Baswedan tidak memperoleh jabatan struktural di ormas Gerakan Rakyat.

Baca Juga: Profil Rizky Prasetya Pemenang SUCI 11, Sudah Pengalaman 13 Tahun!

Load More