Suara.com - Nikita Mirzani resmi ditahan atas dugaan kasus pengancaman dan pemerasan yang dilaporkan oleh dr Reza Gladys. Penahanan Nikita pada Selasa (4/3/2025) turut dikomentari oleh Psikolog Lita Gading.
Lita Gading mendukung langkah pihak berwajib yang menahan Nikita Mirzani dan sang sahabat sekaligus asistennya Mail Syahputra. Menurutnya, media sosial akan tenang setelah ibu tiga anak tersebut ditahan.
"Kalau saya sudah bicara, saya pasti akan bergerak Bravo Pak Polisi terima kasih atas kerja samanya. Mudah-mudahan dengan titik poin ini, sudah ditangkap dan pakai baju oranye akan tentram damai di media sosial," ucapnya dalam video di TikTok.
Bukan tanpa sebab, Lita Gading menilai Nikita Mirzani kerap membuat huru-hara dan kini tengah menanggung perbuatannya.
"Tidak ada keributan dan tidak ada pemicu pemicu yang lain. Siapa yang senang? (sambil tunjuk jari). Setiap drama pasti ada endingnya, ada akhirnya," tutur psikolog yang juga pemeran tersebut.
"Jadi kalau kita terus membuat huru-hara, membuat ketidaknyamanan, membuat orang jadi resah pasti banyak musuhnya, pasti banyak yang gak suka," sambungnya.
Lebih lanjut, Lita Gading menyentil buzzer yang selama ini membela Nikita Mirzani dalam kasus dengan bos skincare.
"Orang yang seperti itu atau sefrekuensi atau orang dibayar untuk membela dia, jadi ketahuan siapa yang salah tapi sudah benar-benar salah, malah gitu karena sudah dinyatakan tersangka," terangnya.
Lita Gading memastikan dirinya akan terus mengawal kasus Nikita Mirzani karena sang artis tak layak dibebaskan.
Baca Juga: Deolipa Yumara Beri Ultimatum: Nikita Mirzani Harus Masuk Bui!
"Bravo Pak Polisi, semoga Anda berdedikasi tinggi dan fokus pada profesionalisme Anda yang jangan bilang ada oknum yang bisa bayar sehingga melepaskan," pungkasnya.
Setelah menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka, Nikita Mirzani dan Mail akan ditahan selama 20 hari ke depan di Polda Metro Jaya guna penyidik melengkapi berkas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?