Suara.com - Menjadi pribadi yang percaya diri dan mampu dengan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar adalah impian banyak orang. Mempunyai rasa percaya diri bukan hanya penting untuk menjalani hidup yang lebih terarah, namun juga membantumu mengenali potensi dan kemampuan diri. Selain itu, ketika menghadapi masalah, kamu bisa melihat situasi secara lebih objektif dan realistis.
Meskipun menyadari pentingnya kepercayaan diri, tak jarang rasa rendah diri tetap sulit dihilangkan. Berdasarkan studi global, 74% perempuan merasa kurang percaya diri dalam momen-momen penting dalam perjalanan karier mereka.
Melihat fenomena tersebut, Kérastase, merek perawatan rambut profesional mewah terkemuka di dunia, menghadirkan program brand cause Kérastase Power Talks di Indonesia. Berkolaborasi dengan Yayasan Mestara Perempuan Berdaya, Power Talks bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada perempuan muda agar lebih percaya diri dalam mengoptimalkan potensinya.
Brand General Manager Kérastase, Ivonne Vania, menyampaikan bahwa Kérastase meyakini setiap perempuan memiliki kekuatan untuk terus berkembang dan menemukan cara terbaik dalam memaksimalkan potensinya. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah menjembatani kesenjangan kepercayaan diri pada perempuan muda melalui program mentoring Kérastase Power Talks. Satu percakapan bermakna dapat memberikan dampak mendalam dan bertahan lama. Melalui program ini, Kérastase ingin menciptakan ruang bagi perempuan muda untuk saling menginspirasi, mendapatkan motivasi, serta memiliki wadah diskusi yang mendukung perkembangan mereka.
"Kami harap, inisiatif ini dapat menjadi langkah awal untuk membantu lebih banyak perempuan muda Indonesia membangun kepercayaan diri mereka," tutur Ivonne Vania.
Di Indonesia, banyak perempuan muda yang memiliki motivasi tinggi untuk maju, namun hanya sebagian kecil yang secara alami memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi.
Head of Marketing Kérastase, Nestya Sedayu mengatakan, berdasarkan survei Kérastase dalam sesi flash mentoring, 83% peserta memiliki motivasi untuk berkembang, tetapi hanya 30% yang merasa percaya diri dalam mengejar mimpi mereka.
"Setelah mengikuti sesi mentoring, hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan: 96% peserta merasa lebih termotivasi, dan hampir 92% menjadi lebih percaya diri dalam mengambil langkah menuju impian mereka," tutur perempuan yang akrab disapa Ines tersebut.
Kérastase Power Talks hadir dalam dua bentuk mentoring, yaitu flash mentoring dan mentoring berjangka panjang selama satu bulan, dengan materi dan rencana aksi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
Baca Juga: Bolehkah Perempuan Haid Membaca Al-Quran dan Masuk Masjid? Ini Penjelasannya
Galuh Rohmah, Founder & Director of Yayasan Mestara Perempuan Berdaya, turut mengungkapkan bahwa mentoring memiliki peran penting dalam berbagai aspek, mulai dari memberikan ruang diskusi yang nyaman, dukungan emosional, hingga menciptakan efek berantai yang bermanfaat bagi komunitas yang lebih luas. Kolaborasi dengan Kérastase melalui Power Talks selaras dengan semangat pemberdayaan perempuan yang diusung yayasan tersebut.
"Kami berharap program ini dapat menjadi wadah bagi perempuan untuk belajar, bertumbuh, dan saling menginspirasi," kata Galuh.
Sejak diluncurkan pada 2023, Kérastase Power Talks telah memberdayakan perempuan di lebih dari 10 negara. Indonesia menjadi salah satu pionir di Asia Tenggara, dengan target peserta terbesar di tahun pertama peluncurannya. Kérastase menargetkan dapat menjangkau 15.000 perempuan muda di seluruh dunia pada akhir 2025. ***
Berita Terkait
-
Woman In Work, Gambaran Perempuan dalam Berbagai Profesi
-
Hari Perempuan Internasional Jadi Momen Untuk Saling Dukung, Begini Caranya
-
Mengapa Penyedia Jasa Layanan Antar Tak Banyak Buka Peluang Kerja pada Perempuan?
-
3 Pemain Naturalisasi yang Menikah dengan Perempuan Indonesia
-
Yoursay Talk: Tiga Cara Lawan Stereotip Negatif Terhadap Perempuan, Harus Saling Dukung
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol