Suara.com - Jelang Lebaran, biasanya para karyawan akan mendapatkan THR dari perusahaan. Lantas bagaimana cara perhitungan THR sebelum 1 tahun? Simak berikut ini cara hitung dan batas pembayaran THR.
Diketahui bahwa THR (Tunjangan Hari Raya) ini salah satu kewajiban yang harus diberikan oleh perusahaan kepada para pegawai atau karyawannya. Ini tercantum dalam Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) No 11 Tahun 2020.
Berdasarkan UU Ciptaker Pasal 81 angka 28 Perppu Cipta Kerja yang merevisi Pasal 88E UU Ketenagakerjaan, THR ini merupakan hak setiap karyawan yang telah dijamin oleh regulasi ketenagakerjaan RI.
Maka dari itu, saat jelang Lebaran Idul Fitri, setiap karyawan atau pegawai berhak untuk menerima THR selambatnya tujuh hari sebelum tiba hari raya Lebaran Idul Fitri atau hari besar Kegamaan, sesuai aturan berlaku.
THR ini dibayarkan ke karyawan setiap setahun sekali jelang hari raya keagamaan. Nah yang menjadi pertanyaan, kira-kira bagaimana cara perhitungan THR sebelum 1 tahun kerja? Berikut ini cara hitung dan batas pembayaran THR.
Cara Hitung THR Sebelum 1 Tahun
Cara hitung THR sebelum 1 tahun yaitu masa kerja kurang dari setahun dibagi 12 bulan lalu dikalikan gaji sebulan. Adapun rumusnya sebagai berikut = masa kerja/12 x upah 1 bulan. Sebagai gambaran, berikut ini contohnya:
Saat pembagian THR, masa kerja karyawan barusekitar tujuh bulan dan upahnya selama sebulan Rp 1.5 juta. Jika dihitung berdasarkan rumusnya, rumusnya adalah yaitu 7/12 x Rp1,5 juta (upah 1 bulan). Maka THR yang diterima adalah Rp875.000.
Namun, jika masa kerja pegawai baru 5 bulan 17 hari saat tiba waktu pembagian THR maka pihak perusahaan yang menentukan berapa lama masa kerjanya apakah akan digenapkan menjadi 6 bulan masa kerjanya atau lima bulan.
Batas Waktu Pemberian THR
Sebelumnya sudah disebutkan di atas bahwa pemberian THR kepada karyawan selambatnya 7 hari sebelum tiba waktu Lebaran Idul Ftri atau Hari Raya Keagamaan. Jika perusahaan tidak membayarkan THR karyawan, maka perusahaan akan mendapat sanski.
Baca Juga: Kabar Baik dari Menaker! Ojol Bakal Dapat THR, Aturan Sedang di Godok
Sanski yang diberikan jika perusahaan tidak membayarkan THR kepada karyawannya yaitu terbadi menjadi dua macam. Adapun dua sanski tersebut yaitu ada sanksi administratif dan ada juga sanksi denda.
Untuk sanksi administratif ini adalah berupa pembatasan kegiatan usaha, hingga pemberhentian sebagian atau seluruh alat produksi dan pembekuan kegiatan usaha. Perusahaan tetap harus membayarkan denda dan THR meski kena sanski administrasi.
Sedangkan untuk sanksi denda yaitu sebesar 5 persen dari jumlah THR pekerja. Adapun untuk pembayaran denda ini hukumnya wajib, dan sanksi denda ini tidak lantas menggugurkan kewajiban perusahaan untuk bayar THR pekerjanya.
Demikian penjelasan mengenai cara perhitungan THR sebelum 1 tahun lengkap dengan batas pembayaran THR yang diberikan perusahaan kepada karyawan dan sanski jika tidak bayar THR. Semoga artikel ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus