Suara.com - Ahmad Dhani kini panen kritikan usai melontarkan pendapat yang dinilai tak masuk akal sebagai seorang anggota DPR RI.
Adapun dalam sebuah rapat di tengah-tengah parlemen, Ahmad Dhani mengusulkan agar tak masalah Timnas Indonesia menggencarkan naturalisasi pemain dari luar negeri.
Sekilas, pendapat tersebut memang wajar saja terlontar. Namun yang membuat usulan tersebut tak masuk akal adalah ketika Ahmad Dhani mengusulkan pemain naturalisasi menikah dengan wanita Indonesia agar keturunannya mahir sepak bola.
"Lalu, naturalisasi tidak harus pemain. Bisa juga misalnya pemain-pemain bola yang sudah di atas usia 40, itu bisa juga kita naturalisasi pemain bola hebat, lalu kita jodohkan dengan perempuan Indonesia," ujar Ahmad Dhani dalam rapat di Gedung DPR RI, Senayan, pada Rabu (5/3/2025).
Publik bertanya-tanya, Ahmad Dhani anggota komisi apa sehingga punya kesempatan buat komentari naturalisasi pemain Timnas. Mari simak karier Ahmad Dhani di DPR RI.
Ahmad Dhani Anggota Komisi X, Ini Bidang yang Diurus
Mantan suami Maia Estianty ini dapat kursi di parlemen usai memenangkan Pemilihan Umum 2024 kala mencalonkan diri sebagai Caleg dari Dapil Jatim I yang meliputi Sidoarjo dan Kota Surabaya.
Ia berhasil mengumpulkan suara terbanyak dengan total 134.227 suara. Setelah berhasil mengamankan kursi, Ahmad Dhani mendapat jatah untuk berkarier di Komisi X.
Komisi X memang terbilang banyak diisi oleh para artis, seperti Melly Goeslaw (Gerindra), Verrell Bramasta (PAN), dan Denny Cagur (PDIP), hingga mantan rekan Ahmad Dhani, Once Mekel (PDIP).
Adapun Komisi X mempunyai ruang lingkup tugas di bidang olahraga, pendidikan, sains, hingga teknologi. Sehingga, tak salah jika Ahmad Dhani turut ikut serta dalam rapat membahas naturalisasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Rabu (5/3/2025).
Baca Juga: Ahmad Dhani Dicibir Rasis Gegara Usulannya ke PSSI, Agnez Mo Sindir Soal Kebodohan Tak Terbatas
Anggota Komisi X seluruhnya bekerja di bawah komando Ketua Komisi X, Hetifah Sjaifudian dari Partai Golongan Karya atau Golkar.
Selain Hetifah Sjaifudian, ada beberapa jajaran petinggi Komisi X yang terdiri atas 4 orang Wakil Ketua, yakni Maria Yohana Esti Wijayati dari PDI Perjuangan, Lalu Hadrian Irfani dari PKB, Himmatul Aliyah dari Gerindra, dan Mahfudz Abdurrahman dari PKS.
Ahmad Dhani dalam menjalankan tugasnya juga berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL