Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 08 Maret 2025 | 09:18 WIB
Bahan Mukena Traveling (Instagram/mukena_tja)

Bagi pengguna hijab yang tidak ingin tatanan hijabnya berantakan setelah beribadah, bisa memilih model mukena abaya atau berbentuk baju. Pada model ini, bagian atasnya terbuka, sehingga penutup kepala tetap menggunakan hijab yang sedang dikenakan.  

Dengan demikian, setelah berwudhu dan merapikan hijab, kamu hanya perlu mengenakan mukena ini tanpa khawatir hijab menjadi kusut akibat karet pengait di bagian kepala mukena.  

Mukena model ini juga menjadi pilihan bagi mereka yang sering melakukan perjalanan jauh, karena tersedia dalam berbagai variasi yang dapat disesuaikan dengan selera.  

3. Mudah Disimpan  

Saat bepergian, kamu perlu menyiapkan koper khusus berisi berbagai perlengkapan. Oleh karena itu, pastikan mukena yang dibawa tidak memakan terlalu banyak tempat di dalam koper atau tas yang akan digunakan.  

Mukena yang mudah dilipat dan disimpan dalam tas berukuran kecil akan lebih praktis. Bagi yang memiliki beberapa anak perempuan, bisa membawa beberapa mukena anak tanpa perlu mengkhawatirkan ruang penyimpanan.  

Dengan begitu, kamu tidak perlu membawa tas tambahan hanya untuk mukena dan perlengkapan shalat lainnya.  

4. Mudah Dicuci  

Ketika traveling, ada kemungkinan kamu harus mencuci pakaian sendiri, baik di penginapan maupun tempat lain. Oleh karena itu, pilih mukena yang mudah dicuci.  

Baca Juga: Bikin Gemas! Inilah Mukena Anak Trendi dengan Desain Terbaru untuk Lebaran

Noda yang sering muncul di sekitar area leher dan bagian penutup kepala harus bisa dibersihkan dengan mudah tanpa perlu menggosok terlalu lama. Hal ini akan menghemat waktu saat mencuci.  

5. Cepat Kering  

Selain mudah dicuci, pastikan juga mukena mudah dikeringkan. Beberapa bahan mukena memang terkenal cepat kering, seperti parasut, sutra, atau katun rayon.  

Dengan demikian, jika dicuci pagi hari, mukena sudah dapat digunakan kembali untuk ibadah siang hari tanpa harus meminjam mukena orang lain.  

Jika tidak sempat mencuci, biasanya setelah digunakan, mukena akan terasa lembap di beberapa bagian seperti kepala, tangan, dan kaki. Oleh karena itu, pilih mukena yang bagian-bagian tersebut dapat cepat kering, agar tidak menimbulkan bau apek saat disimpan kembali.  

6. Memiliki Tas Khusus  

Pilih mukena yang dilengkapi dengan tas atau pouch khusus. Dengan begitu, saat dibutuhkan, kamu bisa langsung mengambilnya tanpa perlu mengacak-acak isi koper atau tas ransel.  

Tas khusus juga memudahkan dalam mengenali mukena di antara barang lainnya, sekaligus menjaga kebersihannya agar tidak terkena debu atau kotoran.  

7. Warna Lembut atau Gelap  

Pemilihan warna sebenarnya bersifat subjektif, tergantung preferensi masing-masing. Namun, disarankan untuk memilih warna lembut atau tidak terlalu terang agar noda yang menempel tidak terlalu terlihat, terutama jika belum sempat dicuci.  

Warna gelap juga bisa menjadi pilihan karena selain tidak mudah kotor, juga dapat memberikan kesan bersih lebih lama.  

8. Motif yang Disukai  

Sebagian besar mukena memiliki motif bunga atau abstrak dengan kombinasi beberapa warna. Namun, untuk mukena traveling, sebaiknya pilih motif yang simpel dengan perpaduan warna lembut.  

Hindari motif yang terlalu mencolok agar tetap terlihat elegan saat digunakan di tempat umum, seperti masjid atau area istirahat sementara.  

Sebagai contoh, motif bunga kecil dengan kombinasi dua warna bisa menjadi pilihan yang menarik. Jika lebih suka polos, pilih mukena dengan aksen renda berwarna feminim di bagian tepinya agar tetap terlihat elegan.  

9. Ringan dan Tidak Berat  

Pastikan mukena yang dipilih memiliki bobot ringan agar mudah dibawa dalam tas jinjing tanpa menambah beban koper secara signifikan.  

Mukena model two-piece berbahan ringan seperti parasut atau sutra bisa menjadi pilihan. Alternatif lainnya adalah model one-piece, yang menyerupai gamis atau abaya sehingga bisa sekaligus dijadikan pakaian khusus untuk ibadah.  

Sudah tahu jenis mukena traveling yang akan kamu pilih? Dengan referensi di atas, kamu tidak perlu membawa tas besar hanya untuk mukena dan perlengkapan shalat lainnya.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Load More