Suara.com - Banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan PT Produksi Film Negara (PFN) yang sempat menjadi BUMN pada eera Presiden Soeharto tahun 1988 silam.
Nama PT PFN pun muncul baru-baru ini usai Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PFN yang baru terhitung sejak tahun 2025 ini.
Kontribusi PT PFN di Indonesia sendiri dimulai sejak tahun 1950 silam dan dibangun oleh R.M Soetarto. Saat itu, peresmian PT PFN diketahui oleh Menteri Penerangan Amir Syarifuddin dengan nama Berita Film Indonesia (BFI) dan resmi bergabung sebagai lembaga di bawah Kementerian Penerangan.
Namun di tahun 1950, Kementerian Penerangan nama BFI berubah menjadi Perusahaan Pilem Negara (PPN) lalu berganti lagi menjadi Perusahaan Film Negara (PFN).
Sejak saat itu, PFN mulai memproduksi dan membiayai banyak film seperti film "Antara Bumi dan Langit" (1950), "Inspektur Rachman" (1950), "Si Pintjang" (1951), dan "Belenggu Masyarakat" (1953).
PFN pun pernah ditetapkan sebagai BUMN di tahun 1988. PT PFN pun akhirnya menjadi perseroan sejak tahun 2023.
Lalu, apa sebenarnya fungsi PT PFN?
Fungsi PFN
Menyandur dari situs pfn.co.id, tujuan dari PT PFN sendiri adalah mewujudkan ekosistem film dan konten yang lebih berkualitas dan berdaya saing serta memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.
Baca Juga: Geger! Ifan Seventeen Pimpin Produksi Film Negara, Seberapa Mumpuni Pendidikan Sang Vokalis?
PT PFN pun dibentuk sebagai harapan pemerintah untuk bisa memberikan kontribusi terhadap kesenian film di Indonesia.
Visi dari PT PFN sendiri ialah menjadi perusahaan film facilitation and services terkemuka di regional.
Harapan dari visi PT PFN ini sendiri adalah membuka selebar-lebarnya peluang bagi para pekerja film untuk bisa bekerjasama dengan PT PFN dalam menggarap film baik film pendek, film bioskop, galeri, hingga produksi kesenian lainnya yang memiliki nilai jual.
Adapun misi dari PT PFN sendiri ialah :
- Mengelola pembiayaan film dan konten untuk pemerintah (kementerian/lembaga), BUMN, dan sektor swasta. (Manage Fund)
- Mengembangkan talenta film dan konten yang mendorong kemampuan daya kreatif dan inovasi di film dan konten. (Development People)
- Mengorkestrasi ekosistem film & konten untuk memajukan industri perfilman Indonesia. (Orchestrator Film & Content)
PT PFN sendiri juga memiliki slogan Connect - Collaborate - Create - Commerce.
Adapun fungsi dari PT PFN sendiri ialah sebagai Production House Agregator atau mengagregasi rumah produksi dan pembuat konten lainnya agar lebih sinergis dan terus memberikan nilai tambah untuk industri film tanah air yang kini memiliki 150 rumah produksi mitra.
Berita Terkait
-
Menilik Lagu 'Pernah di Sana' Ciptaan Ifan Seventeen, Sengaja Dirilis Saat Ultah Prabowo
-
Geger! Ifan Seventeen Pimpin Produksi Film Negara, Seberapa Mumpuni Pendidikan Sang Vokalis?
-
Soleh Solihun Puji Fedi Nuril yang Kritik Pengangkatan Ifan Seventeen Jadi Dirut PT PFN: Cuma Elu yang Berani!
-
Menyala Ibu Dirut, 5 Koleksi Tas Mewah Citra Monica Istri Ifan Seventeen
-
Kontroversi Baru: Musisi Jadi Dirut PT Produksi Film Negara, Apakah Kompeten?
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026
-
6 Shio Paling Beruntung dan Berlimpah Cuan Pada 14 Mei 2026
-
5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus
-
Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan
-
Pendidikan Aksa Uyun, Anak Soimah yang Sudah Jadi Direktur di Usia Muda
-
5 Fakta Celyna Grace Finalis Indonesian Idol 2026, Dijuluki The Next Rossa
-
6 Compact Powder Murah tapi Bagus untuk Usia 40an, Wajah Nampak Halus Bebas Kilap
-
5 Rekomendasi Cushion Lokal Alternatif Cushion YSL, Makeup Awet dan Harga Terjangkau
-
Harta Kekayaan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ayah Bupati Bintan Roby Kurniawan
-
9 Potret Fasilitas Pendopo Tulungo Milik Soimah, Harga Sewanya Segini?