Suara.com - Pailitnya raksasa tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk., alias Sritex turut mengejutkan publik. Momen perpisahan jajaran direksi dengan para karyawannya pun menyentuh hati banyak warganet.
Bangkrutnya Sritex membuat setiap sisi kehidupan pendiri dan pimpinan perusahaan itu ikut disorot, tak terkecuali kediaman mewahnya yang berada di tengah Kota Solo, Jawa Tengah.
Konten kreator Mas Bejos lewat kanal YouTube-nya mengajak penontonnya untuk menyambangi rumah pemilik Sritex. Lalu seperti apa fakta-fakta di balik rumah itu?
1. Berlokasi di Puri Baron
Rumah keluarga almarhum HM Lukminto selaku pendiri Sritex ternyata berlokasi di Puri Baron, bangunan bersejarah yang ada di Jalan Bhayangkara Nomor 50, Sriwedari, Laweyan, Kota Solo.
Dikutip dari berbagai sumber, bangunan dengan luas sekitar 5.500 meter persegi ini didirikan pada masa kolonial Belanda dan namanya diambil dari seorang petinggi, Mayor Baron Van Hougendoorf.
Puri Baron pernah menjadi lokasi diadakannya perundingan gencatan senjata alias cease fire antara Belanda dan Letkol Slamet Riyadi.
Pada tahun 1978, Puri Baron dialihfungsikan menjadi Gedung Pertani. Namun pada tahun 1992, bangunan ini dilelang dan pembelinya adalah HM Lukminto.
2. Semestinya Jadi Cagar Budaya
Baca Juga: Data Kemnaker: 11.025 Buruh Kena PHK Sritex
Disebutkan bahwa bangunan ini semestinya menjadi cagar budaya. Selain itu, dahulu Puri Baron juga sempat menjadi museum yang dibuka untuk umum.
"Bangunan sayap kiri itu dulunya adalah museum ya, sempat untuk dibuka untuk umum," kata Mas Bejos dalam kontennya, dilihat pada Jumat (14/3/2025).
"Puri Baron dulunya sebenarnya milik BUMN Pertani, BUMN yang produsen dan distributor benih ya. Tapi entah bagaimana mungkin dibeli oleh Haji Lukminto saat itu, sehingga tidak lagi menjadi aset BUMN tetapi jadi tempat tinggal pribadi," imbuhnya.
3. Kediaman Pribadi Setinggi 3 Lantai
Sementara di sisi kanan Puri Baron dibangun rumah setinggi tiga lantai yang tampak menjulang dari tingginya dinding dan pagar yang mengelilingi rumah keluarga pemilik Sritex.
"Yang bangunan tinggi ini, yang lantai tiga ini, adalah kediaman pribadi untuk keluarga Lukminto," ucap Mas Bejos.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan
-
Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya
-
Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi
-
Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri
-
6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu