Suara.com - Belakangan ini, kue Canelé semakin populer di Indonesia. Bentuknya yang kecil dengan bagian luar yang karamelisasi renyah serta bagian dalam yang lembut membuatnya menarik perhatian para pecinta kuliner.
Saking viralnya, banyak warganet yang sudah mereview kue asal Prancis ini. Salah satu warganet bahkan bersaksi bahwa citarasa kue Canele ini mirip dengan kue tradisional Indonesia, yaitu apem.
Terlepas dari pendapat warganet, tahukah Anda bahwa kue ini memiliki sejarah panjang dari Prancis? Simak asal-usul, fakta unik, serta resep membuatnya berikut ini!
Sejarah Kue Canelé
Canelé berasal dari Bordeaux, Prancis, dan pertama kali dibuat oleh para biarawati di abad ke-18. Nama "Canelé" diambil dari bahasa Prancis yang berarti "alur kecil," merujuk pada bentuk khas kue ini yang bergelombang seperti cetakan khususnya.
Dulunya, kue ini dibuat menggunakan kuning telur sisa dari proses penyaringan anggur di Bordeaux. Para biarawati kemudian menciptakan resep Canelé dengan mencampurkan kuning telur, susu, mentega, gula, serta tepung, lalu memanggangnya dalam cetakan tembaga yang dilapisi lilin lebah untuk menghasilkan tekstur khas.
Canelé sempat hampir punah di awal abad ke-20, tetapi berhasil kembali populer berkat para pembuat roti di Bordeaux yang menghidupkan kembali resep klasik ini.
Fakta Unik tentang Canelé
- Menggunakan Lilin Lebah – Resep tradisional Canelé menggunakan lapisan lilin lebah untuk memberikan efek karamelisasi yang khas di bagian luar.
- Panggang dalam Waktu Lama – Kue ini dipanggang selama 1-2 jam pada suhu tinggi agar bagian luar menjadi renyah sementara bagian dalam tetap lembut.
- Membutuhkan Cetakan Khusus – Cetakan Canelé terbuat dari tembaga agar panas merata dan menghasilkan warna coklat keemasan yang sempurna.
- Sering Dikaitkan dengan Bordeaux Wine – Awalnya, kuning telur yang digunakan adalah hasil sisa dari pembuatan anggur, sehingga Canelé punya kaitan erat dengan budaya wine di Prancis.
- Viral di Indonesia karena Aesthetic dan Unik – Tekstur serta bentuknya yang cantik membuat Canelé menjadi favorit di kafe-kafe dan media sosial.
Mengapa Canelé Viral di Indonesia?
Baca Juga: 7 Rekomendasi Toko Kue Lebaran di Medan, Review Google Terbaik
Tren makanan di Indonesia sering kali dipengaruhi oleh tampilan visual yang menarik serta pengalaman unik dalam mencicipinya. Canelé menjadi viral karena banyak dijual di coffee shop premium dengan tampilan elegan dan eksklusif.
Rasa unik dengan kombinasi tekstur renyah di luar dan lembut di dalam juga membuat kue Canele menjadi favorit tersendiri. Selain itu, kue ini menjadi bagian dari tren pastry artisanal, bersamaan dengan croffle, cruffin, dan jenis kue Eropa lainnya.
Resep Membuat Canelé di Rumah
Jika Anda ingin mencoba membuat Canelé sendiri, berikut resep sederhana yang bisa dicoba:
Bahan:
- 500 ml susu full cream
- 50 gram mentega
- 2 butir telur
- 2 kuning telur
- 200 gram gula pasir
- 100 gram tepung terigu
- 1 sdt ekstrak vanilla
- 2 sdm rum (opsional)
- Lilin lebah atau mentega untuk melapisi cetakan
Cara Membuat:
- Panaskan susu dan mentega hingga hangat, tetapi jangan sampai mendidih.
- Kocok telur, kuning telur, dan gula hingga larut, lalu tambahkan tepung terigu secara bertahap.
- Tuangkan campuran susu hangat sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga rata.
- Tambahkan ekstrak vanilla dan rum, lalu diamkan adonan di dalam kulkas selama minimal 24 jam agar teksturnya maksimal.
- Panaskan oven hingga 200°C. Olesi cetakan Canelé dengan lilin lebah atau mentega.
- Tuang adonan hingga hampir penuh, lalu panggang selama 1 jam hingga bagian luar menjadi cokelat keemasan dan renyah.
- Dinginkan sebelum disajikan agar teksturnya semakin sempurna.
Berita Terkait
-
8 Rekomendasi Toko Kue Lebaran di Jogja: Kue Kering sampai Jajanan Pasar Siap Disuguhkan
-
7 Rekomendasi Toko Kue Lebaran di Medan, Review Google Terbaik
-
Profil FC Metz, Klub Liga Prancis Minat Kontrak Eliano Reijnders
-
30 Desain Stiker Toples Kue Lebaran GRATIS untuk Percantik Kue Lebaranmu!
-
Resep Kue Semprit Keju untuk Lebaran Idul Fitri ala Chef Devina Hermawan, Dijamin Renyah dan Lumer
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
5 Cara Reapply Tinted Sunscreen di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup
-
WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat
-
5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya
-
Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026
-
Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi
-
Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!
-
Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160
-
Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya
-
Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions