Suara.com - Warung Nyak Kopsah kembali menjadi sorotan usai belum lama ini pemiliknya, Madun Oseng hadir sebagai bintang tamu dalam podcast dr Richard Lee. Ia pun bercerita tentang bisnisnya yang sempat terpuruk.
Sebagai pengingat, Warung Nyak Kopsah pernah diberi ulasan buruk oleh Aa Juju dan Codeblu beberapa tahun lalu. Imbasnya, milik Madun ini memilih tutup. Lantas, apakah sebetulnya warung tersebut masih ada?
Apakah Warung Nyak Kopsah Masih Ada?
Dalam siniar tersebut, Nyak Kopsah mengungkapkan kekecewaannya terhadap dampak ulasan dari food vlogger atas warungnya. Ia mengatakan bahwa bisnisnya sempat mengalami kerugian yang besar.
Nyak Kopsah menyentil para food vlogger yang hanya mementingkan popularitas kontennya. Menurutnya, mereka tidak peduli dengan kondisi keuangan bisnisnya setelah diberi ulasan yang dianggap semena-mena.
"Orang yang masuk ke tempat gue, dia enggak peduli dengan keuangan gue. Yang penting video dia viral. Posting, posting, sono, sono, viral. Lo datang ke tempat gue buat review sono-sini. Karena lagi rame, lo enggak sedikit pun kasih gue uang. Lo viral," kata Nyak Kopsah, dikutip Minggu (23/3/2025).
Sambil bercucuran air mata, pria yang juga akrab disapa Bang Madun itu terus menyentil para food vlogger. Ia mengatakan bahwa ulasan tersebut membuatnya dihujat hingga mentalnya down dan hampir mengakhiri hidup.
"Lo puas sama konten-konten lo. Tapi lo udah banyak nyakitin gue. Berkat konten-konten lo, orang banyak udah ngancurin usaha gue. Gue hancur, sehancur-hancurnya. Untung enggak gila, untung gue enggak bundir (bunuh diri)," ujar Bang Madun sembari menangis.
Alasan kesehatan mentalnya yang memburuk itu yang membuat warungnya tutup untuk sementara. Bang Madun juga merasa muak dengan hujatan, sehingga memilih tidak berjualan dulu untuk beberapa waktu.
Baca Juga: Berkaca dari Sikap Tasyi Athasyia, Ini Alasan Rasulullah Larang Umat Islam Mencela Makanan
Namun, ia memastikan bahwa Warung Nyak Kopsah saat ini masih ada. Meski dibanjiri hujatan yang menusuk, Bang Madun memilih untuk kembali bangkit. Hal dikarenakan ia yang masih punya banyak pendukung.
"Masih ada warung gue. Tutup cuma sementara karena gue muak aja. Gue abis review itu dihujat sampe bahasanya udah bukan bahasa manusia lagi. Bahasa binatang semua. Tapi gue nyoba bangkit karena kan masih ada banyak followers. Jadi gue mereview UMKM secara gratis," ungkapnya.
Awal Mula Warung Nyak Kopsah Viral
Adapun persoalan itu berawal dari seorang food vlogger bernama Aa Juju yang mengunjungi warung Madun Oseng. Ia kemudian memberikan ulasan jujur, seperti aroma tidak sedap, lokasinya dekat sungai, dan kondisi tempatnya yang kurang rapi.
Selain itu, Aa Juju juga mengomentari harga makanan yang dianggap cukup mahal dan tak sebanding dengan kualitas. Ia kemudian membungkus makanannya sendiri dengan kantong kresek dan menyebutnya seperti sampah.
Setelahnya, publik meminta Codeblu untuk ikut mengulas Warung Nyak Kopsah. Ia juga menyatakan tidak terlalu suka dengan makanan yang ada di sana kecuali sambal leunca dan telur omeletnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil