Suara.com - Alasan kaus jersey pemain bola begitu diinginkan menarik untuk dibahas. Hal ini berkaitan dengan insiden usai pertandingan Indonesia vs Bahrain pada Selasa (25/3/2025) lalu yang melibatkan pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan.
Dalam video yang viral di media sosial, Marselino Ferdinan melihat seorang anak kecil di tribun yang memegang potongan kardus bertuliskan permintaan khusus untuknya yakni memberikan jersey miliknya. Marselino pun memberikan jerseynya pada seorang bocah kecil itu dengan cara dilempar.
Namun di tengah kerumunan, seorang oknum pria tak bertanggung jawab merebut paksa jersey tersebut dari tangan sang bocah. Pria itu bahkan langsung melarikan diri tanpa mempedulikan teguran dari orang-orang di sekitarnya. Aksi tak terpuji itu sontak menuai kecaman dari netizen.
Lantas apa alasan jersey begitu diinginkan? Simak penjelasan berikut ini.
Jersey Timnas Indonesia
Jersey Timnas Indonesia saat ini diproduksi oleh Erspo, menampilkan desain yang terinspirasi dari semangat para suporter. Untuk jersey kandang tetap berwarna merah dengan aksen putih, sementara itu jersey tandang hadir dalam warna putih dengan aksen merah.
Erspo juga menyediakan berbagai perlengkapan lain seperti jersey latihan, jaket, dan sweater. Desain jersey ini juga menonjolkan logo Garuda yang dilindungi oleh elemen perisai.
Pada 2024, Stephen Oei dari Makna Creative sebagai perancang jersey Timnas Indonesia menjelaskan bahwa desain tersebut dibuat dari perspektif suporter, yang melihat Timnas Garuda sebagai kekuatan yang disegani saat bermain di kandang.
Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo berharap jersey yang terinspirasi dari seragam Timnas tahun 1981 tersebut dapat menjadi motivasi para pemain. Dia juga mengapresiasi kolaborasi Erspo dengan merek lokal lainnya dalam pembuatan koleksi pakaian timnas.
Begitu juga dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir yang menekankan bahwa kerja sama dengan Erspo adalah bagian dari upaya untuk mempromosikan merek lokal Indonesia ke kancah internasional.
Baca Juga: Mertua Pratama Arhan Tuding Mees Hilgers Pura-pura Cedera, Pihak Rumah Sakit Buka Suara
"Ini adalah kreativitas anak bangsa, kita bangga dengan produk lokal dengan kualitas yang bagus. Tapi dari semuanya yang terpenting adalah prestasi," ujarnya.
Alasan Jersey Pemain Banyak Diinginkan
Evolusi jersey sepak bola dari pakaian wol berat di akhir abad ke-18 hingga kain sintetis berteknologi tinggi saat ini mencerminkan perubahan dalam olahraga dan budaya. Awalnya hanya sebagai pembeda tim, jersey kini telah berubah menjadi simbol identitas, kebanggaan, dan koleksi berharga bagi penggemar.
Desain jersey yang terinspirasi sejarah dan budaya, serta teknologi yang meningkatkan performa atlet tentu menambah daya tarik tersendiri. Jersey juga menciptakan koneksi emosional antara penggemar, pemain, dan klub, menjadikannya lebih dari sekadar pakaian olahraga.
Di Indonesia, penggunaan jersey merek lokal Erspo sejak tahun 2024 menunjukkan dukungan terhadap produk dalam negeri.
Berikut adalah alasan spesifik jersey pemain sangat diminati:
1. Ekspresi Identitas dan Kebanggaan: Jersey menjadi cara bagi penggemar untuk menunjukkan dukungan dan kebanggaan mereka terhadap tim atau klub favorit.
2. Koleksi: Jersey, terutama jersey klasik atau edisi terbatas, seringkali menjadi objek koleksi yang berharga bagi penggemar.
3. Simbol Budaya dan Sejarah: Desain jersey seringkali terinspirasi oleh sejarah, budaya, atau nilai-nilai yang dianut oleh suatu komunitas, menjadikannya lebih dari sekadar pakaian.
4. Mendukung Performa Olahraga: Jersey yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan kenyamanan dan performa atlet karena terbuat dari bahan yang ringan, elastis, dan menyerap keringat.
5. Koneksi dengan Tim dan Pemain: Memakai jersey dapat menciptakan rasa kebersamaan dan koneksi antara penggemar, pemain, dan klub.
Berita Terkait
-
Kevin Diks Mampu Lakukan Lemparan Jauh, Posisi Pratama Arhan Kian Terancam?
-
Tahan Imbang UEA, Timnas Indonesia U-17 Siap Tempur di Piala Asia U-17 2025
-
Unggahan Perdana Para Pemain Timnas Indonesia Usai Menang Lawan Bahrain
-
Pelatih Bahrain Buat Ulah Lagi! Timnas Indonesia Didoakan yang Jelek-jelek
-
Adu Kekayaan Justin Hubner vs Aisar Khaled, Sama-sama Dijodohkan dengan Jennifer Coppen
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
4 Rekomendasi Lip Product dengan Efek Blur untuk Menyamarkan Garis Bibir
-
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
-
Akui Ibu Kandung Ressa Rizky Rossano, Bio Instagram Denada Jadi Sorotan
-
5 Sepatu Senam Wanita Murah untuk Olahraga Zumba dan Aerobik
-
5 Skincare Terbaik dari Finally Found You! untuk Atasi Dark Spot
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Skin Prep Makeup yang Tidak Bikin Peeling
-
Selain Cokelat dan Bunga, Ini 10 Ide Kado Valentine Unik dan Bermakna untuk Pasangan
-
5 Cara Menghitamkan Rambut Uban Tanpa Semir, Pakai Bahan-bahan Alami Ini
-
5 Rekomendasi Lipstik untuk Usia 60 Tahun ke Atas, Warna Elegan Bikin Bibir Lembap
-
Ide Acara Valentine 2026 Bersama Pasangan, Rekan Kerja, atau Keluarga