Banyak olahan jeroan seperti gulai, tongseng, tengkleng, dan berbagai masakan lainnya yang menjadi menu favorit para penggemar jeroan.
Rasa gurih dan tekstur kenyal jeroan seperti paru, hati, usus, hingga otak yang kaya lemak membuat hidangan ini populer di tengah menu Lebaran lainnya.
Senasib seperti emping, jeroan juga tinggi akan kandungan purin yang mempercepat asam urat kambuh.
Tim media Klinik Pratama melansir bahwa satu porsi hati sapi bisa mengandung 200 gram purin.
Tak hanya memicu asam urat, jeroan juga mengandung lemak dan kolesterol yang tinggi sehingga bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.
Baiknya untuk membatasi hidangan jeroan dan mengurangi porsi hidangan ini.
Minuman kemasan tinggi fruktosa
Kandungan gula seperti fruktosa juga ternyata memicu kambuhnya asam urat.
Fruktosa mudah ditemukan di berbagai minuman kemasan yang ditemukan di pasaran.
Seiring dengan perkembangan zaman, minuman kemasan seperti soda, teh instan, dan jus botolan menjadi minuman yang dinikmati kala Lebaran.
Baca Juga: Jangan Asal Kasih! Ini 5 Makanan yang Tidak Boleh Dijadikan Hampers Lebaran
Tak jarang para keluarga menyimpan stok minuman kemasan untuk menjadi sajian minuman yang disuguhkan ke tamu, kerabat, dan sahabat.
Usut punya usut, minuman tinggi fruktosa tersebut memicu kambuhnya asam urat.
Minuman kemasan tinggi fruktosa bisa diganti dengan jus buah asli, teh buatan rumah, dan air putih untuk disuguhkan ke mereka yang rentan terkena asam urat.
Daging merah
Sama seperti jeroan, daging merah juga tinggi kandungan purin.
Nahas, daging merah juga menjadi bahan utama di berbagai menu sajian Lebaran.
Para penderita asam urat perlu berhati-hati dan menahan diri agar tidak berlebihan mengonsumsi daging merah agar tidak kambuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan
-
Setelah Eksfoliasi Pakai Moisturizer Apa? Ini 5 Rekomendasi Produk yang Melembapkan
-
5 Sepeda Lipat untuk Anak yang Ringan dan Praktis, Mudah Dibawa Liburan
-
Inovasi Baru di Dunia Estetika: Cara Praktis Dapatkan Kulit Glowing dengan Titik Injeksi Minimal