Tetap terhidrasi dapat membantu kamu menurunkan berat badan. Minum air putih membuat tubuh tetap terhidrasi dan meningkatkan metabolisme.
Penelitian menunjukkan bahwa mengganti minuman berkalori dengan air putih merupakan strategi penurunan berat badan yang efektif. Selalu bawa botol air minum sepanjang hari agar kamu mudah mengingat untuk minum air putih.
6. Tidak menghindari minuman manis dan alkohol
Minuman manis dan alkohol kaya akan kalori, serta dapat memperlambat upaya penurunan berat badan. Minuman beralkohol, soda, jus, dan minuman manis lainnya menambah kalori tanpa nutrisi pada pola makan.
Minum alkohol juga dapat membuat kamu merasa lebih lapar dari biasanya. Jika kamu berniat menurunkan berat badan, sebaiknya mengurangi atau menghilangkan alkohol dari pola makan. Selain mempercepat penurunan berat badan, kebiasaan ini juga memperbaiki faktor risiko diabetes.
7. Melewatkan sarapan
Melewatkan sarapan dapat memengaruhi hasil penurunan berat badan, tetapi penelitiannya beragam. Beberapa penelitian menemukan hubungan antara melewatkan sarapan secara teratur dan penambahan berat badan, tetapi penelitian lainnya gagal menemukan hubungan tersebut.
8. Makan terlalu dekat dengan jam tidur
Makan makanan atau camilan tepat sebelum tidur dapat menyebabkan penambahan berat badan, tetapi penelitiannya tidak jelas. Jika kamu terus-menerus merasa lapar pada waktu tidur, kamu mungkin tidak makan cukup sepanjang hari.
Baca Juga: Sehat dan Bugar dengan Lari: Gaya Hidup Aktif Perempuan Masa Kini
Kondisi tersebut dapat menyebabkan siklus makan berlebihan yang tidak sehat di malam hari. Alhasil, kamu tidak merasa lapar di pagi hari. Pada akhirnya, kebiasaan ini menghambat usaha menurunkan berat badan.
9. Makan terlalu sedikit
Saat memulai program penurunan berat badan, banyak orang berasumsi bahwa mereka perlu mengonsumsi lebih sedikit makanan setiap hari. Namun, tidak memberi tubuh nutrisi yang diperlukan justru bisa menyebabkan penambahan berat badan.
Membatasi kalori dapat meningkatkan rasa lapar dan menyebabkan kamu makan lebih banyak dari yang direncanakan. Makan lebih sedikit juga menurunkan laju metabolisme tubuh, sehingga kamu secara alami akan membakar lebih sedikit kalori.
10. Makan terlalu cepat
Makan makanan dan camilan terlalu cepat dapat menyebabkan penambahan berat badan seiring berjalannya waktu. Makan cepat saat terburu-buru adalah hal yang umum. Namun, makan cepat secara terus-menerus dapat memengaruhi berat badan dan kesehatan.
Perlambat diri kamu saat makan, perhatikan makanan, dan perhatikan tekstur serta rasa makanan tersebut. Setiap beberapa suap, berhentilah sejenak dan tanyakan pada diri sendiri apakah perut masih lapar.
11. Tidak mengonsumsi protein dan makanan utuh yang cukup
Mengonsumsi makanan yang kaya protein dan makanan utuh sangat penting untuk menjaga berat badan yang sehat. Termasuk memberi tubuh bahan bakar yang dibutuhkannya.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak makanan berprotein tinggi dikaitkan dengan penurunan berat badan dan risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Protein juga dapat membantu kamu menjaga berat badan yang sehat, serta mencegah penambahan berat badan di masa mendatang.
12. Mengonsumsi makanan olahan
Mengonsumsi makanan olahan bisa membuat berat badan kamu susah turun. Makanan olahan mengacu pada makanan yang dibuat manusia, seperti kue dan permen, makanan yang digoreng, dan makanan kemasan.
Sebaliknya, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan utuh, seperti buah-buahan, sayuran, protein rendah lemak, dan biji-bijian dapat menurunkan berat badan. Ini karena makanan utuh membantu tubuh merasa kenyang dan menyediakan energi.
13. Terlalu banyak stres
Stres kronis dapat menyebabkan penambahan berat badan seiring waktu. Stres emosional menyebabkan tubuh melepaskan kortisol, hormon stres. Kortisol memberikan beberapa manfaat yang bermanfaat, seperti energi yang cepat.
Di sisi lain, kortisol juga memiliki efek buruk seperti penumpukan lemak. Stres emosional juga dapat menyebabkan makan lebih banyak atau menginginkan comfort food, seperti permen.
14. Tidak cukup tidur
Tidur sangat penting untuk setiap fungsi tubuh, termasuk metabolisme. Tidak cukup tidur meningkatkan risiko obesitas seiring waktu.
Ini karena tubuh tidak memiliki kesempatan untuk "mengatur ulang" di malam hari. Merupakan hal yang umum untuk mencari makanan padat kalori saat kamu lelah. Orang dewasa baiknya tidur selama tujuh hingga delapan jam per malam.
15. Jenis kelamin
Jenis kelamin seseorang dapat memengaruhi upaya penurunan berat badan mereka. Laki-laki cenderung memiliki massa otot yang lebih tinggi daripada perempuan. Alasannya, jaringan otot membakar lebih banyak kalori daripada lemak, sehingga laki-laki lebih mudah untuk menurunkan berat badan ketimbang perempuan.
16. Genetika
Genetika dan riwayat keluarga dapat memengaruhi hasil penurunan berat badan. Para peneliti mengetahui 15 gen yang memengaruhi risiko obesitas, dan perubahan pada gen ini dapat memengaruhi tingkat rasa lapar. Ras atau etnis kamu juga dapat memengaruhi berat badan.
17. Metabolisme
Metabolisme menentukan seberapa cepat tubuh menggunakan energi dan membakar kalori. Metabolisme setiap orang berbeda, dan beberapa orang bekerja lebih cepat daripada yang lain.
Aktivitas fisik dapat meningkatkan laju metabolisme Anda. Hal ini karena jaringan otot secara alami membakar lebih banyak kalori. Oleh sebab itu, fokuslah pada latihan kekuatan dan mengonsumsi protein untuk meningkatkan upaya penurunan berat badan.
18. Bertambahnya usia
Tubuh setiap orang berubah seiring bertambahnya usia. Setelah usia 30 tahun, tubuh mulai kehilangan massa otot. Hal ini secara alami memperlambat jumlah kalori yang dibakar setiap hari.
Setelah usia 30 tahun, lemak tubuh secara alami juga meningkat. Untuk memperlambat perubahan alami ini, fokuslah pada konsumsi makanan bergizi, berolahraga setiap hari, dan kelola stres.
19. Obat-obatan
Beberapa obat umum dapat menyebabkan penambahan berat badan atau membuat penurunan berat badan menjadi lebih sulit. Obat-obatan yang diketahui berkontribusi terhadap penambahan berat badan di antaranya obat antidepresan, pil KB, insulin, dan obat kejang seperti depakote.
20. Tiroid kurang aktif
Kelenjar tiroid merupakan bagian dari sistem endokrin dan memengaruhi metabolisme. Memiliki tiroid kurang aktif (hipotiroidisme) dikaitkan dengan penambahan berat badan.
Untungnya, hipotiroidisme dapat diobati. Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan jika kamu mengkhawatirkan kesehatan tiroid.
Berita Terkait
-
Sehat dan Bugar dengan Lari: Gaya Hidup Aktif Perempuan Masa Kini
-
Imam Masjid di AS Ajak Jamaah Push-Up sambil Dzikir setelah Salat Tarawih, Bagaimana Hukumnya?
-
Review Anime Ao no Hako, Cinta dan Ambisi Berpadu dalam Satu Lapangan
-
Nino Fernandez Turunkan Berat Badan hingga 6 Kg demi Series Duren Jatuh
-
Tips Aman Mudik Lebaran 2025 Pakai Mobil Pribadi, Lengkap dengan Menu Makanan Sehat!
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
RANS Entertainment Bakal IPO: Cek Jadwal, Harga Sahamnya dan Cara Belinya!
-
Apakah Sepatu Skechers Memakai Kulit Babi? Simak Faktanya
-
4 Essence yang Mengandung Anti-Aging, Flek Hitam hingga Kerutan Berkurang
-
Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Tertinggal di Peringkat 80 Dunia
-
Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki
-
Dari Wahana Bermain hingga Workshop Kreatif, Ini Cara Baru Isi Liburan Sekolah Jadi Lebih Bermakna
-
Tak Hanya Saat Dicuci, Pakaian Ternyata Melepaskan Mikroplastik Saat Dipakai Sehari-hari
-
5 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Cocok untuk yang Malas Ribet
-
3 Skincare Retinol Wardah yang Bikin Kulit Glowing, Aman untuk Newbie Menurut Review
-
Perusahaan Raffi Ahmad RANS Entertainment Bakal IPO, Apa Maksudnya?