Suara.com - Perjuangan Lucky Hakim untuk akhirnya bisa terpilih menjadi Bupati Indramayu memang sempat menggegerkan publik. Pasalnya Lucky berhadapan dengan Nina Agustina yang notabene merupakan bupati petahana kala itu, sekaligus pernah menjadi rekan Lucky saat masih menjabat sebagai Wakil Bupati Indramayu.
Reputasi Lucky di kalangan warganya pun terbilang cukup baik. Tak sedikit warga yang menggantungkan harapan kepada Lucky untuk memperbaiki Indramayu ke depannya.
Namun baru sebentar menjabat, Lucky rupanya sudah kena sentil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Bahkan sentilan menohok ini disampaikan secara terbuka oleh Dedi melalui akun TikTok-nya.
Bukan tanpa alasan, Dedi Mulyadi menegur Lucky karena kedapatan sedang berlibur ke Jepang diduga tanpa berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dilihat di unggahan TikTok pribadi pada Minggu (6/4/2025), tampak Dedi Mulyadi mengunggah sejumlah tangkapan layar dari postingan video Lucky di Instagram-nya. Politisi yang juga aktor FTV itu terlihat memakai pakaian tradisional Jepang sembari menandai akun agen perjalanannya, yakni @/japantour.co.
Lucky beserta keluarga dan kerabatnya juga diduga sempat bertandang ke Disneyland. Dedi juga sempat mengunggah ulang momen penyambutan Lucky di Jepang.
"Semoga rejekinya nular ! Welcome to JAPAN Bapak @luckyhakimofficial," seperti itulah keterangan yang dituliskan di unggahan penyambutan Lucky di Jepang.
Dedi sendiri terpantau menyindir Lucky lewat kolom caption-nya. Bahkan mantan Bupati Purwakarta itu sampai secara sengaja memakai instrumen lagu Jepang sebagai pengiring postingannya.
"Selamat Berlibur Pak Lucky Hakim, Nanti Kalau Ke Jepang Lagi, Bilang Dulu Yah…" tulis Dedi.
Baca Juga: Bikin Hati Adem, Ini 3 Novel Jepang Berlatar Toko Buku dan Perpustakaan
Unggahan ini sontak diramaikan dengan banyak respons warganet. Beberapa menilai Lucky sudah mengecewakan kendati belum genap dua bulan resmi menjabat sebagai Bupati Indramayu.
"Lucky hakim aduh gusti belum apa-apa sudah bikin kecewa ee," komentar warganet. "Leu teh bupati Indramayu nya kok bisa terpilih sih dia yah," ucap warganet lain.
"Wkwkwk aturannya memang harus ijin sih, mau itu dinas mau itu liburan, kalo asn bahkan hukuman terberatnya bisa dilakukan pemberhentian," tutur warganet lain. "Pak pelan pelan jangan langsung di ulti, jadi ga tenang dia liburan," timpal yang lainnya.
Kepala Daerah Diminta Tidak Libur Lebaran
Aksi Lucky Hakim yang diduga berlibur ke luar negeri tanpa izin tampaknya juga tidak sejalan dengan arahan Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan. Disampaikan saat Rapat Koordinasi Pengadaan Beras Nasional di Gedung Gradika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah pada Kamis (20/3/2025), Zulhas meminta agar para kepala daerah fokus mengurusi warganya selama masa libur Lebaran.
"Jadi para kepala daerah, bupati, wali kota, dilarang libur ketika arus mudik Lebaran. Ini berlaku sampai Maret April, biar supaya rakyat ini diperhatikan betul-betul. Karena rakyat saat ini membutuhkan kerja mereka," ujar Zulhas.
Meski begitu, dalam kesempatan yang sama, Zulhas menegaskan pihaknya bukan melarang para kepala daerah untuk menikmati libur. Menurutnya libur ini bisa ditunda ke bulan Mei misalnya, dengan asumsi warga sudah kembali ke aktivitas kesehariannya alih-alih masih dalam masa Lebaran.
"Bupati wali kota jangan libur dulu lah, atau berkunjung ke luar negeri lah. Kalau mau libur, Mei saya rasa oke," tuturnya, sembari menambahkan bahwa jajaran kepala daerah lain seperti kepala desa, lurah, dan camat juga harus bekerja selama masa lebaran.
"Jadi harus terus bekerja sampai April. Jika masyarakat bekerja, baru kepala daerah libur. Gantian lah, biar kami ikut senang," tandas Zulhas yang disambut dengan teriakan siap oleh beberapa kepala daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Profil Glory, Tersangka Baru Korupsi MBG yang Punya Kedekatan dengan Eks Kepala BGN
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN