Suara.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi secara terang-terangan menegur Bupati Indramayu Lucky Hakim yang kedapatan berlibur ke luar negeri tanpa meminta izin terlebih dahulu.
Dalam rekaman telewicara yang diunggah di Instagram-nya, Dedi membenarkan bahwa Lucky sama sekali tidak membalas pesan-pesan koordinasi yang dikirimkannya. Dedi semula mengira Lucky jarang membuka ponsel, tetapi ternyata sedang bertamasya ke luar negeri.
"Enggak ada (izin), WA nggak ada. Enggak pernah tuh Lucky Hakim ke saya WA (izin) ke Jepang. Bahkan saya beberapa kali WA nggak ada direspons," kata Dedi, seperti dilihat pada Senin (7/4/2025).
"Saya beberapa kali WA memberitahukan kegiatan, memberitahukan ini, nggak ada respons. Saya pikir nggak ada respons karena jarang buka WA, ternyata ada di Jepang," imbuhnya.
Lewat postingannya, politisi Partai Gerindra itu pun menyentil Lucky agar tidak lupa berkoordinasi dengan pemerintah provinsi apabila akan kembali pelesiran ke luar negeri. Padahal menurut Dedi, kepala daerah harus bersiaga terutama selama libur lebaran di mana terjadi peningkatan mobilitas masyarakat saat kembali ke kampung halaman.
"Selamat berlibur Pak Lucky Hakim. Nanti kalau ke Jepang lagi, bilang dulu ya," tulis Dedi di Instagram-nya.
Padahal sosok Lucky sendiri dikenal dengan reputasinya yang baik selama masa kampanye Pemilihan Bupati Indramayu 2025-2030. Bahkan kala itu, Lucky kerap dibandingkan dengan Bupati Indramayu 2021-2025, Nina Agustina.
Bukan tanpa alasan, saat itu Lucky dinilai siap bekerja tanpa pamrih untuk masyarakat lantaran pernah tegas mengundurkan diri dari jabatan Wakil Bupati Indramayu karena merasa malu mendapat gaji buta.
"Saya harus tahu diri, ini kesalahan saya. Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indramayu karena saya tidak bisa memenuhi sebuah janji kampanye saya yang spektakuler," tutur Lucky, dilihat di tayangan video akun TikTok @/luckyhakimpedia.
Baca Juga: Ancaman Hukuman Lucky Hakim Usai Terciduk Dedi Mulyadi Liburan Tanpa Izin, Bisa Diberhentikan?
Sebagai pengingat, Lucky merupakan Wabup Indramayu 2021-2025 mendampingi Nina Agustina. Namun pada tahun 2023, Lucky memutuskan untuk mengundurkan diri karena merasa tidak bisa memenuhi janji-janji kampanyenya.
"Makanya saya mundur, berharap Allah mengampuni saya, saya berharap masyarakat Indramayu memaafkan saya," kata Lucky.
"Saya pun sampai tidak mau menerima anggaran makan minum. Saya yakin di antara media ini nggak ada yang makannya lebih dari Rp100 juta satu bulan," imbuhnya.
Fasilitas itu, menurut Lucky, kelewat mewah untuknya yang merasa tidak banyak bekerja untuk masyarakat Indramayu.
"Gaji plus tunjangan Rp50 juta, dengan segala fasilitas, dengan rumah yang mewah, gratis AC, dengan mobil yang mewah, masih dikasih anggaran makan minum sampai Rp170 juta per bulan," terang Lucky.
Perasaan bersalah membuat Lucky tidak mau mengambil fasilitas mewah tersebut. "Saya merasa ini pasti bisa menjadi bumerang untuk saya, saya merasa saya berdosa dan durhaka, kalau saya tidak mundur, malu saya," pungkasnya.
Ketegasan Lucky kala itu membuat popularitasnya menanjak. Tak heran jika dukungan untuk Lucky meluas sampai membuatnya memenangkan Pilkada Indramayu.
Sayangnya baru dua bulan menjabat, Lucky dinilai membuat kecewa banyak pihak karena terciduk berlibur tanpa izin ke Jepang. Disebutkan bahwa Lucky terancam hukuman pemberhentian sementara karena aksi pelesirannya tersebut.
"Jadi balik ke sini lagi gara-gara liburan ke Jepang saat libur lebaran," komentar warganet. "Sementara itu masyarakat indramayu nyapu koin di jalan raya, bupati nya liburan ke jepang..." tulis warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Tips Mengatur Posisi Jendela Rumah Menurut Feng Shui untuk Mendatangkan Energi Positif
-
Roy Suryo Lulusan Mana? Kini Ditangkap Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Beda Pendidikan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Sama-sama Ditangkap di Kasus Ijazah Jokowi
-
Info Pemadaman Listrik Jogja Hari Ini, Sabtu 20 Juni 2026: Wilayah Gunungkidul Mati Lampu 3 Jam
-
Hari Laut Sedunia: Ketika Surfing Menjadi Cara Perempuan Merawat Kesehatan Mental
-
3 Krim Flek Hitam untuk Usia 40 tahun ke Atas Sesuai dengan Review Pengguna
-
4 Sunscreen Wardah SPF 50 Termurah yang Ringan dan Ampuh Cegah Flek Hitam
-
Dokter Tifa Dokter Apa? Ditangkap Polisi saat Ujian S3 Fakultas Kedokteran UI
-
Urutan Skincare Malam Somethinc untuk Atasi Kulit Kusam, Wajah Jadi Cerah Bercahaya
-
5 Trik Berpakaian Menurut Feng Shui yang Bikin Hoki dan Pancarkan Aura Positif