Sebagai contoh, KH Ali Mustafa Yaqub saat membimbing masuk Islam seorang warga negara Prancis bernama Sebastian France Gendrong tidak mengubah atau menambahkan nama tersebut dengan nama yang khas Islami.
Dalam hal ini, KH Ali Mustafa Yaqub membiarkan nama baptisnya sebagai identitas karena yang terpenting adalah identitasnya sudah berganti menjadi Islam.
Hal yang sama juga pernah terjadi pada Lim Jooi Soon (Pakar Alkitab), seorang mualaf Tionghoa Malaysia yang tidak mau namanya diganti menjadi khas Islam setelah masuk Islam.
Bukan tanpa alasan, tapi jika dipaksakan mengganti nama, maka akan membuat orang takut jika harus memeluk Islam karena ada irisan tradisi di suku tertentu.
Pernah terjadi pula pada zaman Rasul, ketika Salman Al-Farisi dan Bilal bin Rabah masuk Islam tidak diubah namanya oleh Nabi Muhammad SAW.
Nabi Muhammad membiarkan Salman dengan nama Persianya dan Bilal tetap dengan identitas Afrikanya agar lebih mudah berdakwah dengan kaumnya masing-masing.
Kendati demikian, Rasulullah menganjurkan setiap orang tua untuk memberi nama-nama yang baik kepada anaknya karena nama itulah yang akan dibawa sampai ke akhirat kelak.
Nama yang baik diyakini dapat menjadi doa dan cerminan kepribadian seseorang, serta membawa kebaikan dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat.
Oleh karena itu, memilih nama tidak boleh sembarangan, melainkan harus mempertimbangkan makna, nilai-nilai kebaikan, dan kesesuaian dengan ajaran agama.
Baca Juga: Sarwendah Sekarang Kerja Apa? Ramai Dicari Tahu gara-gara Rumah Mewahnya Viral
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Ruben Onsu Akui Nyaman dengan Desy Ratnasari: Terima Kasih Selalu Luangkan Waktu
-
Sarwendah Sekarang Kerja Apa? Ramai Dicari Tahu gara-gara Rumah Mewahnya Viral
-
Ruben Onsu Malu Ditanya Rasanya Jadi Imam Desy Ratnasari: Apa Sih
-
Ruben Onsu Mualaf, Sarwendah Ngakak Baca Komentar Yudas dan Petrus di Live TikTok
-
Berharap Salmafina Mualaf, Sunan Kalijaga Doa di Mekkah dan Libatkan Ustaz Derry Sulaiman
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali