Suara.com - Arti dari somnophilia menarik untuk dibahas. Hal ini terjadi setelah polisi mengungkapkan bahwa Priguna Anugerah Pratama, seorang dokter residen di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang viral karena kasus dugaan pemerkosaan keluarga pasien saat tidak sadar, diduga mengidap kelainan seksual tersebut.
Priguna Anugerah sendiri merupakan dokter residen dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad). Kepolisian menduga Priguna melakukan pemerkosaan terhadap korban yang dalam kondisi tidak sadar. Mereka juga menyebutkan bahwa Priguna menyadari dirinya mengidap somnofilia sejak lama dan bahkan pernah berkonsultasi dengan psikolog terkait hal itu.
Lantas apa sebenarnya yang dimaksud dengan somnofilia? Simak penjelasan berikut ini.
Apa Itu Somnophilia?
Menurut National Library of Medicine, somnofilia adalah orientasi seksual yang jarang terjadi. Hal ini merupakan kondisi saat seseorang merasakan ketertarikan seksual terhadap individu yang tidak sadar dan tidak dapat memberikan respons. Kelainan seksual ini juga dikenal sebagai sindrom 'sleeping beauty' karena punya gairah seksual pada orang yang sedang tertidur.
Seseorang dengan somnophilia cenderung berupaya membuat orang lain tidak sadar, seringkali menggunakan obat-obatan tertentu. Pelaku kemudian memanfaatkan ketidaksadaran korban untuk tujuan seksual, baik sebagai objek fantasi maupun pasangan dalam hubungan seksual.
Penyebab terjadinya somnophilia masih belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa psychoanalytic mengatakan bahwa somnophilia mungkin terjadi akibat adanya gangguan saat seseorang tumbuh kembang. Lebih lanjut, somnophilia juga dapat muncul karena fetish lain, seperti iastophilia atau rangsangan yang timbul akibat melanggar aturan.
Bahaya Somnophilia
Somnofilia sangat berbahaya bagi korban karena dapat menyebabkan trauma psikologis yang mendalam. Lebih lanjut, tindakan seksual yang dilakukan oleh pelaku somnofilia umumnya tanpa persetujuan korban, sehingga jelas merupakan bentuk kekerasan seksual.
Oleh karena itu, pelaku somnofilia pantas mendapatkan hukuman yang berat jika melakukan tindakan tersebut. Selain meninggalkan luka psikis dan emosional, korban juga berisiko mengalami trauma fisik akibat dipaksa melakukan hubungan seksual.
Baca Juga: Murka Puan Maharani Soal Aksi Mesum Dokter Priguna: Pengkhianatan Serius Terhadap Etika Kemanusiaan!
Perlu dicatat bahwa somnofilia berbeda dengan nekrofilia. Meski sama-sama melibatkan ketertarikan pada individu yang tidak berdaya, nekrofilia secara khusus adalah ketertarikan seksual pada mayat, di mana pelakunya lebih tertarik pada jenazah daripada orang hidup. Namun, baik somnofilia maupun nekrofilia adalah kejahatan seksual yang memerlukan penanganan khusus.
Kronologi Kejadian
Priguna Anugerah, seorang dokter residen di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap FH (21), seorang wanita yang merupakan keluarga pasien. Dokter residen dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) ini diduga melakukan aksinya pada Selasa, 18 Maret 2025, sekitar pukul 01.00 WIB.
Kejadian bermula ketika korban sedang menjaga ayahnya di ruang ICU dan membutuhkan transfusi darah. Tersangka datang menawarkan bantuan untuk mempercepat proses crossmatch darah, yaitu serangkaian tes yang dilakukan sebelum transfusi darah untuk memastikan kecocokan antara darah pendonor dan penerima.
Setelah menawarkan bantuan terkait crossmatch darah, tersangka membawa korban ke lantai 7, sebuah gedung baru, dan memintanya untuk berganti pakaian pasien.
Di lantai 7, korban diminta mengambil sampel darah dan mengantarkannya dari IGD tanpa ditemani. Di sana, ia diminta berganti pakaian operasi dan melepaskan seluruh pakaiannya. Tersangka kemudian memberikan obat penenang hingga korban tidak sadarkan diri, dan diduga melakukan pemerkosaan. Korban baru sadar beberapa jam kemudian dan keluar dari ruangan dalam kondisi sempoyongan sekitar pukul 04.00 WIB.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa pelaku menusukkan jarum berkali-kali ke lengan kiri dan kanan korban hingga 15 kali. Setelah itu, jarum dihubungkan ke selang infus dan cairan bening disuntikkan. Tak lama kemudian, korban merasa pusing hingga kehilangan kesadaran. Sekitar pukul 04.00 WIB, korban sadar dan diminta berpakaian kembali sebelum kembali ke ruang IGD.
Berita Terkait
-
Menteri PPPA Desak Priguna Dihukum Berat: Tak Ada Satu pun Perempuan Pantas Alami Kekerasan Seksual!
-
Aksi Dokter Priguna Perkosa Keluarga Pasien Bisa Diampuni, Begini Desakan DPR ke Semua Rumah Sakit
-
Dokter Residen Unpad Perkosa Keluarga Pasien, Pakar Soroti Tata Kelola RS yang Lemah
-
Rieke Diah Pitaloka Murka ke Priguna Dokter PPDS Perkosa Anak Pasien: Jangan Kasih Ampun
-
Profil Priguna Anugerah Pratama Si Penjahat Seksual: Ngaku Punya Fetish hingga Suntik Korban 15 Kali
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer
-
6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026
-
4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review
-
Saat Sains Jadi Fondasi Kecantikan, Riset di Balik Produk yang Dipakai Jutaan Orang
-
Bukan Musuh, Ternyata MSG Justru Rahasia Mengurangi Garam di Masakan Anda!
-
Pernah Jadi MUA hingga Live Streamer, Aris Priadi Kini Bersinar sebagai Wak Bordir
-
3 Serum Lokal Terbaik untuk Flek Hitam Berdasarkan Klaim dan Review
-
Apakah Air Cooler Bisa Dingin Seperti AC? Coba 8 Cara Ini Agar Pendinginan Maksimal
-
Body Mask dan Lulur Apa Bedanya? Pahami sebelum Mulai Perawatan Tubuh
-
Bersiap IPO, Produk Rans Food Jadi Sorotan: Sepi Peminat hingga Stok Sering Kosong