Suara.com - Kalau mendengar nama Binjai, mungkin yang terlintas pertama kali adalah duriannya yang legit dan harum.
Tapi tahukah kamu, kota kecil di Sumatera Utara ini juga menyimpan harta karun kuliner yang layak dicicipi oleh siapa saja yang mampir, entah itu wisatawan atau warga sekitarnya sendiri.
Tidak hanya dikenal sebagai 'kota rambutan' tapi juga surga kuliner yang jarang terekspos luas.
Buat kamu yang ingin mengeksplor rasa otentik dari Sumatera Utara, berikut ini 7 makanan khas Binjai yang unik dan masih bisa dengan mudah kamu temukan sampai sekarang.
1. Kerupuk Sambal Binjai
Jangan bayangkan kerupuk ini seperti camilan ringan biasa. Kerupuk Sambal Binjai adalah perpaduan antara kerupuk putih besar yang diremas, lalu disiram sambal merah khas Binjai yang gurih dan pedas.
Sambalnya dibuat dari cabai rawit, bawang merah, sedikit gula, dan jeruk limau.
Rasanya? Pedas, asam, gurih—sekaligus bikin nagih. Biasanya dijual di pinggir jalan atau warung jajanan sore.
2. Rujak Kolam Binjai
Baca Juga: 5 Rekomendasi Buku untuk Belajar Mindfulness ala Orang Jepang, Wajib Baca!
Berbeda dengan rujak buah biasa, Rujak Kolam khas Binjai menggunakan sambal kacang yang kental dan ditambah petis udang khas pesisir.
Buah yang digunakan pun variatif, seperti kedondong, mangga muda, nanas, hingga bengkuang. Dinamakan 'Rujak Kolam' karena banyak dijajakan di sekitar area Kolam Renang Tirta Binjai sejak zaman dulu.
3. Mie Balap Binjai
Mie ini punya ciri khas dimasak super cepat dan disajikan panas-panas dengan topping tauge, sawi, dan potongan daging ayam atau seafood.
Proses masaknya cepat—itulah kenapa disebut 'balap'. Yang bikin spesial adalah penggunaan kecap khas lokal yang memberi rasa gurih manis yang pas.
Bisa ditemukan di banyak warung sarapan pagi di sekitar Binjai Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim