Suara.com - Di tengah kesadaran yang semakin tinggi tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara tubuh dan pikiran, semakin banyak masyarakat yang memilih menjalani gaya hidup aktif dan sehat. Mulai dari rutin berolahraga, menjaga pola makan, hingga menyisihkan waktu untuk kesehatan mental, semua menjadi bagian dari langkah kecil menuju hidup yang lebih seimbang dan bermakna.
Gaya hidup sehat kini bukan lagi tren sesaat, melainkan kebutuhan jangka panjang yang dirasakan manfaatnya secara langsung. Tak hanya membuat tubuh lebih bugar, hidup aktif juga terbukti meningkatkan suasana hati, kualitas tidur, hingga produktivitas sehari-hari. Dan tentu saja, semua ini semakin bermakna ketika ada dukungan nyata dari komunitas, lingkungan, dan pihak-pihak yang punya visi yang sama.
Melihat pentingnya peran ini, sebuah inisiatif baru resmi diluncurkan untuk mendukung perjalanan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan gaya hidup sehat yang menyeluruh—baik dari sisi fisik maupun mental. Inisiatif tersebut hadir melalui pendirian ASICS Foundation, sebuah langkah nyata yang lahir dari filosofi Sound Mind Sound Body.
ASICS Foundation berfokus pada upaya mengatasi isu-isu sosial melalui olahraga dan aktivitas fisik. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental individu di berbagai komunitas.
ASICS selalu percaya bahwa olahraga dan aktivitas fisik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup individu dan komunitas. Prinsip ini tercermin dari nama ASICS, akronim dari frasa latin “Anima Sana In Corpore Sano” yang berarti “Dalam Tubuh yang Sehat Terdapat Jiwa yang Kuat,” filosofi yang menjadi dasar semangat Sound Mind Sound Body.
Tomoko Koda, Chairperson ASICS Foundation, menyampaikan, “Pendirian ASICS Foundation merupakan langkah penting untuk memperluas filosofi ASICS dalam berkontribusi terhadap masyarakat melalui olahraga dan aktivitas fisik. Kami percaya bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk membentuk tubuh dan pikiran, serta membangkitkan harapan dan keberanian. Melalui kegiatan yayasan ini, kami ingin membuka peluang bagi individu yang menghadapi tantangan sosial dan ekonomi agar dapat mencapai potensi terbaik mereka.”
ASICS Foundation akan memberikan hibah kepada organisasi yang memiliki visi serupa dalam mendukung aktivitas fisik untuk kesehatan tubuh dan pikiran. Hibah ini akan difokuskan pada organisasi yang membantu anak muda, penyandang disabilitas, perempuan, serta kelompok masyarakat dengan tantangan sosial atau ekonomi, melalui program olahraga dan aktivitas fisik.
Pada tahap awal, program ini akan dimulai di negara-negara tempat ASICS beroperasi, seperti Indonesia, Vietnam, India, dan Jepang.
Sota Fukushima, President Director ASICS Indonesia menyampaikan, “Kami sangat bangga dengan hadirnya ASICS Foundation yang menjadi wujud nyata dari filosofi Sound Mind Sound Body dalam bentuk berbagai kegiatan positif. Inisiatif ini juga selaras dengan kampanye kami, Move Your Body Move Your Mind, yang terus kami gaungkan di Indonesia. Kami melihat olahraga menjadi potensi besar untuk memberdayakan masyarakat, khususnya anak muda dan komunitas. Melalui ASICS Foundation, kami berharap bisa memperluas dampak sosial ASICS dan mendukung lebih banyak inisiatif olahraga yang bermakna, guna membantu meningkatkan indeks pembangunan olahraga di Indonesia yang saat ini masih tergolong rendah.”
Baca Juga: Ketahui Pentingnya Peran Keluarga dalam Ciptakan Pola Hidup Sehat
Selain dukungan hibah, ASICS Foundation juga akan mendorong partisipasi masyarakat dalam olahraga melalui pengembangan infrastruktur. Inisiatif ini mencakup penyelenggaraan kompetisi dan acara olahraga, pengembangan program olahraga terstruktur, pelatihan coach dan sport leaders, serta pembuatan konten olahraga yang menarik.
Pengembangan infrastruktur juga akan dilakukan melalui perbaikan fasilitas olahraga, termasuk taman dan lapangan sekolah, serta penyediaan perlengkapan olahraga.
ASICS Foundation menunjuk mantan atlet tenis meja profesional, Kasumi Ishikawa, serta model sekaligus ambassador ASICS, Mei Ichinose, sebagai anggota dewan yayasan. Pengalaman dan wawasan mereka akan menjadi panduan kebijakan yayasan bersama dengan para direktur, auditor, dan penasihat lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal
-
SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun