Suara.com - Status Tirta Mandira Hudhi alias dokter Tirta tengah menjadi perbincangan cukup hangat di media sosial X pada Senin (14/4/2025). Sejumlah netizen bertanya-tanya, sebenarnya dr Tirta dokter apa? Apakah dr. Tirta dokter umum atau spesialis?
Pertanyaan tersebut muncul setelah salah satu netizen membagikan tangkapan layar komentar pengguna TikTok melalui akun X tanyarlfes. Komentar tersebut menyoroti status dr. Tirta.
"dr Tirta nih dokter apa sih (emoji menangis)?" tanya salah satu netizen. "Dokter Tirta, kak," jawab yang lain tidak memberikan titik terang.
Interaksi netizen itu lantas dibagikan ulang ke akun X tanyarlfes. Mengiringi foto tangkapan layar komentar netizen tersebut, si empunya Tweet ikut mempertanyakan profesi dr. Tirta.
"Orang TikTok tuh ya. Btw serius nanya, emang beliau dokter apa? Umum? Spesialis?" bunyi caption tersebut, dilansir pada Senin (14/4/2025). Unggahan viral ini ramai dibalas oleh netizen lain yang ikut penasaran.
"Dokter tirta ini dokter umum atau spesialis. Sebutkan juga gelar-gelar dokter tirta," kata netizen bertanya pada fitur AI milik platform X. "Kayanya dokter segala bisa nder, masalah lingkungan hidup, masalah percintaan, masalah kesehatan gausah diragukan, masalah olahraga jagonya, masalah seksual kadang bisa jawab juga, masalah hidupnya sih gatau apa," tebak yang lain.
Viralnya cuitan ini sebenarnya sudah diketahui oleh dr. Tirta. Melalui akun X pribadinya yang bernama tirta_cipeng, dr. Tirta menjawab rasa penasaran netizen dengan jenaka.
"Dokter spesialis wluwluwluwlwu tungtungtung perkuntung," jawab dr. Tirta.
Berangkat dari cuitan viral itu, berikut akan dibahas soal profesi Tirta sebagai dokter. Apakah dr. Tirta merupakan dokter umum atau spesialis? Simak berikut ini.
Baca Juga: Bisakah Pasien Jantung Mudik dengan Pesawat? Ini Penjelasan Dokter Spesialis
dr. Tirta Sebenarnya Dokter Apa?
dr. Tirta lahir di Surakarta pada 30 Juli 1991 dengan nama lengkap Tirta Mandira Hudhi. Ia diketahui kuliah di Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dari tahun 2009 hingga 2013.
Setelah lulus, Tirta menempuh pendidikan profesi dokter muda di RSUP Dr. Sardjito. Lulusan Fakultas Kedokteran UGM memang biasanya melanjutkan pendidikan profesi dokter muda di beberapa rumah sakit jejaring mereka, termasuk RSUP Dr. Sardjito.
Berdasarkan daftar riwayat hidup yang ditampilkan ketika mengisi kuliah umum di ITB (Institut Teknologi Bandung) pada September 2024, dr. Tirta masuk pendidikan dokter muda tahun 2013 dan lulus di tahun 2015.
Dengan latar pendidikannya di bidang kedokteran, kini dr. Tirta berstatus sebagai dokter umum. Hal tersebut telah dikonfirmasi sendiri oleh dr. Tirta saat kembali mengisi kuliah di ITB pada Januari 2025 kemarin.
"Saya S1-nya di UGM, Dokter Umum. Masih aktif (sampai sekarang). Cuma SIP-nya (Surat Izin Praktik) enggak saya ambil, lebih fokus ke manajerial," jelas dr. Tirta melansir dari YouTube pada Senin (14/4/2025).
Ketika memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, dr. Tirta juga tak mengambil jurusan yang mendukung karier kedokterannya. Ia lebih memilih mengambil S2 Program Studi General Management di Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung. Kini ia memiliki gelar dr. Tirta Mandira Hudhi, M.B.A.
Segala pencapaian tersebut tidak lepas dari privilege yang dimiliki oleh dr. Tirta. Di mana ia mengaku memiliki privilege yang cukup kuat dari kedua orang tuanya.
dr. Tirta menyebutkan bahwa ayahnya dulu seorang pengajar di bidang Ekonomi yang akhirnya menjadi Direktur Utama BPR Jawa Tengah. Sedangkan ibunya adalah dosen Pertanian yang banting setir ke dunia perbankan.
Berbekal ilmu kedokteran yang didapatnya selama kuliah, dr. Tirta kerap mengunggah video edukasi kesehatan di YouTube dan media sosial miliknya. Gayanya yang khas dalam menyampaikan konten edukasi tersebut membuat dokter Tirta banyak disegani netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga