Suara.com - Hingga saat ini, tidak ada bukti yang sah atau valid yang membuktikan bahwa ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah palsu. Isu mengenai ijazah palsu Jokowi telah beredar sejak beberapa tahun lalu dan kembali mencuat menjelang momen politik penting. Namun, berbagai lembaga resmi seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) — tempat Jokowi menempuh pendidikan — telah membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa Jokowi adalah alumni resmi mereka.
Gugatan terkait keaslian ijazah Jokowi juga pernah dibawa ke pengadilan, namun ditolak karena tidak cukup bukti. Oleh karena itu, isu ini umumnya dianggap sebagai bagian dari kampanye disinformasi atau serangan politik.
Kronologi Ringkas Tuduhan Ijazah Palsu Presiden Jokowi
Bagi Anda yang belum tahu, berikut kronologi ringkas dari isu tuduhan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi).
1. Isu Muncul Pertama Kali (sekitar 2018 - 2019)
Isu ini pertama kali beredar menjelang Pemilu 2019. Beberapa akun media sosial dan blog anonim menyebarkan tuduhan bahwa Jokowi tidak pernah kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM). UGM langsung membantah dengan menyatakan bahwa Jokowi adalah mahasiswa jurusan Kehutanan, angkatan 1980, dan lulus pada 1985.
2. Gugatan ke Pengadilan (2022)
Seorang warga bernama Bambang Tri Mulyono, penulis buku kontroversial, menggugat Jokowi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat karena dianggap menggunakan ijazah palsu saat mendaftar sebagai calon presiden. Dalam gugatannya, Bambang menuntut Mahkamah untuk menyatakan ijazah SD, SMP, SMA, hingga sarjana Jokowi tidak sah.
3. Respons Resmi dan Pemeriksaan
UGM kembali menegaskan bahwa Jokowi benar-benar alumni mereka. Sejumlah dosen, arsip kampus, dan alumni seangkatan turut membenarkan. Kementerian Pendidikan, Kepolisian, dan pihak Istana menyebut tuduhan itu fitnah tanpa dasar. Majelis Hakim akhirnya menolak gugatan tersebut karena bukti yang tidak cukup dan tidak kuat secara hukum.
4. Dampak Hukum bagi Penggugat
Bambang Tri sempat ditahan karena kasus penyebaran informasi bohong dan ujaran kebencian terkait SARA dan hoax. Tuduhan ijazah palsu dianggap bagian dari disinformasi dan provokasi politik. Isu ijazah palsu ini sejauh ini tidak pernah terbukti secara hukum maupun akademik. UGM sebagai institusi resmi pun selalu mendukung keabsahan Jokowi sebagai alumninya.
Persoalan yang sampai sekarang masih terus dibahas ini kiranya juga bisa menjadi sebuah pelajaran berharga untuk cek keaslian ijazah yang diterbitkan oleh kampus. Ada cara-cara tertentu untuk memeriksa keabsahan sebuah ijazah. Di bawah ini penjelasannya.
Cara Cek Keaslian Ijazah Kuliah
Ada beberapa cara cek keaslian ijazah kuliah di Indonesia. Adapun beberapa tersebut adalah sebagai berikut:
. Cek di SIVIL (Sistem Verifikasi Ijazah Lulusan Pendidikan Tinggi)
Baca Juga: Jangan Menyerah! Klaim Link Saldo DANA Kaget Ini, Siapa Tahu Beruntung Bisa Traktir Teman
Anda bisa cek keaslian ijazah kuliah melalui website resmi: https://ijazah.kemdikbud.go.id. Caranya adalah sebagai berikut.
- Buka situs https://ijazah.kemdikbud.go.id
- Masukkan Nama Mahasiswa, NIM, dan Perguruan Tinggi
- Klik “Cari” untuk melihat data ijazah
Jika ijazah asli, datanya akan muncul (termasuk nama, program studi, dan tahun lulus)
Namun penting untuk diperhatikan bahwa tidak semua data langsung tersedia, terutama jika ijazahnya lama atau belum didaftarkan pihak kampus ke PD Dikti.
2. Cek di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti)
Anda juga bisa cek keaslian ijazah kuliah Anda melalui website https://pddikti.kemdikbud.go.id. Adapun langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk memeriksanya di website ini adalah sebagai berikut.
- Masuk ke https://pddikti.kemdikbud.go.id
- Gunakan menu pencarian data mahasiswa
- Masukkan Nama atau NIM
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Berapa Harga Lipstik Dior Ori? Ini Daftar Harga dan 4 Lipstik Lokal yang Lebih Murah
-
Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
-
Profil Saifullah Yusuf, Mensos yang Tegas Coret 11 Ribu Penerima Bansos karena Main Judol
-
Siapa Istri Bupati Roby Kurniawan? Ikut Terseret Usai Ayu Aulia Spill Sosok 'Bupati R'
-
4 Zodiak yang Kurang Beruntung Hari Ini 13 Mei 2026, Si Kembar hingga Kambing Laut Perlu Waspada
-
5 Parfum Lokal untuk Siang Hari, Wanginya Fresh Tahan Lama Meski Aktivitas Padat
-
5 Bedak Padat Anti Oksidasi yang Bikin Makeup Tetap Flawless dan Tidak Kusam
-
4 Zodiak yang Penuh Keberkahan Pada 13 Mei 2026, Ada Aries dan Gemini
-
4 Zodiak Paling Beruntung 13 Mei 2026: Magnet Rezeki bagi Taurus hingga Leo
-
Terpopuler: Daftar Juri LCC Empat Pilar MPR RI yang Ramai Disorot, 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet