- Menteri Sosial Saifullah Yusuf resmi mencoret lebih dari 11 ribu penerima bantuan sosial.
- Alasannya, 11 ribu penerima bansos tersebut terlibat judi online.
- Kebijakan tersebut diterapkan sepanjang triwulan pertama tahun 2026.
Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf resmi mencoret 11 ribu penerima bantuan sosial (bansos) yang bermain judi online (judol). Keputusan Gus Ipul, sapaannya, yang mencoret 11 ribu penerima bansos karena main judol turut mencerminkan ketegasannya.
Meski memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat, sosok Saifullah Yusuf turut membuat penasaran publik. Seperti apa profil Saifullah Yusuf?
Profil Saifullah Yusuf
Saifullah Yusuf adalah sosok politikus senior Indonesia yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia.
Lahir di Pasuruan, Jawa Timur, pada 28 Agustus 1964, Gus Ipul merupakan putra dari Ahmad Yusuf Cholil dan Sholichah Hasbullo.
Ia memiliki latar belakang kuat di Nahdlatul Ulama (NU). Tak heran, Gus Ipul dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat akar rumput sekaligus tegas dalam menjalankan kebijakan.
Pada 11 September 2024, ia dilantik Presiden Joko Widodo menggantikan Tri Rismaharini, dan terus menjabat di era pemerintahan berikutnya.
Gus Ipul memiliki karier politik yang panjang dan beragam. Ia memulai perjalanan dari organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), di mana ia menjabat Ketua Umum selama dua periode (2000-2010).
Sosoknya juga pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).
Baca Juga: Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
Ia kemudian terjun ke dunia legislatif sebagai anggota DPR RI dari PDI Perjuangan pada 1999, sebelum bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Kariernya semakin menanjak saat dipercaya menjadi Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (2004-2007) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Selanjutnya, Gus Ipul menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur mendampingi Soekarwo selama dua periode (2009-2019).
Pengalamannya di pemerintahan daerah terus berlanjut ketika ia terpilih sebagai Wali Kota Pasuruan pada 2021.
Pengalaman luas di tingkat nasional dan daerah menjadikannya figur yang tepat untuk memimpin Kementerian Sosial, khususnya dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan penyaluran bantuan sosial (bansos) yang lebih tepat sasaran.
Kebijakan Saifullah Yusuf sebagai Mensos
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana