Suara.com - Kasus perceraian di kalangan figur publik atau artis Indonesia acap kali menuai perbincangan. Apalagi, saat kedua belah pihak saling mengumbar keburukan untuk berpisah.
Terkini yang masih dibahas adalah perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven yang diputuskan oleh Pengadilan Agama Jakarta pada 16 April 2025.
Kuasa hukum Baim Wong, Fahmi Bachmid mengungapkan jika Paula Verhoeven terbukti melakukan perselingkuhan dan dinyatakan sebagai istri nusyuz. Fahmi juga menyinggung perihal penyakit keras yang menjadi pertimbangan lain hingga majelis hakim mengabulkan gugatan cerai Baim Wong.
Di sisi lain, Paula Verhoeven merasa keberatan dengan putusan hakim. Bahkan, Paula mengadu ke Komisi Yudisial (KY) lantaran menilai adanya pelanggaran atas perilaku hakim yang membongkar penyebab perceraiannya dengan Baim Wong.
Seiring dengan itu, hukum bongkar aib pasangan secara terang-terangan di pengadilan demi bisa bercerai menarik disimak. Memangnya boleh?
Menurut Imam Al-Ghazali tidak menyebar aib masing-masingq merupakan salah satu adab perceraian. Tidaklah bijak, ketika pasutri mengungkapkan aob secara gamblang demi bisa berpisah.
Buya Yahya juga sempat menyinggung perkara serupa dalam sebuah ceramahnya. Pendakwah kharismatik menyoroti alasan pasutri sebelum bercerai, sehingga apakah mengumbar keburukan di pengadikan.
"Apa yang perlu diperhatikan dan dicermati adalah sebabnya perceraian. Karena bukan alasan di mahkamah terus dibuat-dibuat, supaya bisa bercerai. Sebab ini yang diajukan ke mahkamah, sebab yang yang dizinkan oleh syariat untuk bercerai," paparnya dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Selasa (22/4/2025).
Kalau memang sebabnya ada hubungannya dengan syariat membuka aib, Buya Yahya menyarankan agar orang tersebut untuk menyelesaikannya lebih dulu.
Baca Juga: Dapat Tawaran Menggoda Jadi Aspri Hotman Paris, Paula Verhoeven Diingatkan Soal Martabat
"Sebisa mungkin jangan dibuka dulu (aibnya) kalau bisa diselesaikan," imbuhnya.
Buya Yahya memaparkan, perempuan tidak dapat menjatuhkan talak sendiri seperti laki-laki. Sebab itu, perlu memberikan alasan yang kuat untuk bercerai.
"Memang kalau wanita susah, kalau pria talak cerai, jatuh. Kalau wanita harus mengungkap. Tapi ketahuilah, yang diungkap adalah kebenaran dan sekadarnya saja untuk sampai tujuan ke perceraian," ungkap Buya Yahya.
Meski begitu, Buya Yahya berpendapat baiknya tidak langsung mengumbar aib di pengadilan untuk bercerai. Misalnya ketika meyakini bahwa pasangan berzina sehingga ingin berpisah, alangkah lebih baik menggunakan bahasa lain.
"Kalau memang harus disampaikan, sampaikan. Tapi ada catatan, kalau urusannya mohon maaf sesuatu yang ada hubungannya dengan Had misalnya mengatakan suami atau istri berzina. Itu hendaknya dihindari sama sekali, dijauhkan dari itu. Mungkin dengan bahasa lain seperti 'Suami saya jarang menemui, saya jarang dikumpuli dan sebagainya," kata dia.
Bukan tanpa sebab, pendakwah asal Blitar tersebut menekankan bahwa jika tuduhan berzina telah dikeluarkan, maka permasalahannya menjadi menjadi lebih rumit. Dalam Islam, hal itu disebut Qazhaf.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?