Peneliti menekankan perlunya penelitian lebih lanjut tentang keamanan chemical sunscreen. Meski demikian, mereka juga menegaskan bahwa penelitian ini bukan berarti menyarankan kamu untuk tidak menggunakan sunscreen sama sekali. Ahli kesehatan terus merekomendasikan penggunaan sunscreen setiap hari.
Kelemahan chemical sunscreen lainnya adalah kemungkinan reaksi yang tidak diinginkan pada orang dengan kulit sensitif. Beberapa bahan dapat memperburuk kondisi kulit seperti rosacea atau melasma.
Sebelum membeli produk chemical sunscreen, sebaiknya membaca kandungan bahan kimia agar sesuai dengan jenis kulitmu. Adapun chemical sunscreen tersedia dalam berbagai SPF dan pilihan.
Kelebihan dan Kekurangan Physical Sunscreen
Physical sunscreen, atau yang lebih dikenal sebagai tabir surya mineral, bekerja dengan menciptakan penghalang fisik pada kulit yang melindunginya dari sinar matahari.
Physical sunscreen memberikan perlindungan spektrum luas dengan memantulkan radiasi UV dari kulit. Tabir surya fisik ini juga membantu menangkal kerusakan kulit akibat UVA, termasuk hiperpigmentasi dan kerutan.
Sunscreen mineral juga dapat membantu menghalangi sinar UVA yang masuk melalui jendela, yang dapat menyebabkan pigmentasi dan kerusakan kolagen. Itulah mengapa penting untuk memakai tabir surya setiap hari, bahkan jika kamu tidak berencana untuk keluar rumah.
Sebagian besar physical sunscreen diformulasikan dengan zinc oxide dan titanium oxide, dua bahan yang diakui aman dan efektif oleh FDA. Tabir surya zinc oxide dan titanium oxide memiliki partikel sangat kecil, sehingga bekerja seperti chemical sunscreen dengan menyerap sinar UV.
Sunscreen yang mengandung zinc oxide sering direkomendasikan untuk orang dengan kulit sensitif, termasuk jerawat. Sunscreen kandungan ini juga cukup lembut untuk digunakan pada anak-anak.
Baca Juga: Perbedaan Sunscreen SPF 30 dan SPF 50, Bagaimana Cara Memilih Sesuai Jenis Kulit?
Pada intinya, physical sunscreen menawarkan perlindungan spektrum terluas terhadap sinar UVA dan UVB. Tabir surya ini sangat direkomendasikan untuk dipakai pada wajah dan leher setiap hari, karena berfungsi mencegah kerusakan UVA sepanjang tahun, termasuk kerutan, bintik cokelat, dan penuaan dini.
Terlepas dari manfaatnya, physical sunscreen memiliki satu kelemahan, yaitu bisa berkapur dan sulit dioleskan ke kulit. Kelemahan launnya yang paling mencolok adalah physical sunscreen sering meninggalkan white cast yang kentara pada kulit.
Jika kamu memiliki kulit yang lebih gelap, maka bekas white cast bisa sangat terlihat. Cara mengatasi white cast, sebaiknya hindari memilih physical sunscreen dengan formula baru zinc oxide berwarna.
Physical sunscreen juga tidak selalu tahan air seperti pilihan bahan kimia. Alhasil, kamu harus rajin mengaplikasikan tabir surya mineral secara berkala agar mendapatkan hasil maksimal. Physical sunscreen tersedia dalam formula yang dirancang untuk wajah dan tubuh.
Berita Terkait
-
Perbedaan Sunscreen SPF 30 dan SPF 50, Bagaimana Cara Memilih Sesuai Jenis Kulit?
-
6 Rekomendasi Sunscreen Australia Terbaik, Apa Saja Kelebihannya?
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Kering dan Sensitif, Bisa Menghidrasi Secara Maksimal
-
8 Rekomendasi Physical Sunscreen yang Aman Buat Kulit Wajah
-
Rahasia Kulit Awet Muda di Usia 30-an: 5 Rekomendasi Sunscreen Terbaik dari Guardian
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan