Suara.com - Indonesia dikenal sebagai surga kuliner yang penuh warna—dan salah satu yang paling kaya cerita adalah masakan Peranakan. Bukan sekadar soal rasa, masakan ini adalah simbol dari percampuran budaya yang sudah berlangsung selama berabad-abad. Jika kamu pernah menikmati lumpia, bakpia, atau lontong cap go meh tanpa menyadari asal-usulnya, bisa jadi kamu sudah mencicipi masakan Peranakan.
Lantas, apa sebenarnya masakan Peranakan itu? Mengapa ia begitu istimewa dan berbeda dari kuliner Tionghoa lainnya? Yuk, kita kupas lebih dalam lewat lima fakta dan ciri khasnya berikut ini.
1. Masakan Peranakan, Cerminan Asimilasi Budaya Sejak Abad ke-2
Masakan Peranakan bukan hanya soal resep, tapi juga soal sejarah panjang, Istilah “Peranakan” merujuk pada keturunan Tionghoa yang menikah dengan masyarakat lokal di wilayah seperti Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Perpaduan ini melahirkan tradisi kuliner baru yang unik.
2. Nama-Nama Makanan yang Akrab di Lidah Lokal
Salah satu ciri paling mencolok dari masakan Peranakan adalah penamaannya yang terasa "Indonesia banget". Berbeda dengan kuliner China totok (yang masih kental nuansa Tionghoa), masakan Peranakan menggunakan istilah lokal seperti bakwan, lumpia, bakpia, atau lontong cap go meh.
Sementara kuliner totok tetap mempertahankan nama-nama asli seperti choi pan atau kwe cap, versi Peranakan justru melebur ke dalam identitas kuliner Indonesia
3. Bumbu Medok, Rasa yang Kaya dan Dalam
Kalau kamu suka masakan yang “nendang” di bumbu, masakan Peranakan bisa jadi favoritmu. Tak seperti kuliner totok yang cenderung mempertahankan rasa asli bahan makanan (misalnya dalam capcay, setiap sayuran punya rasa masing-masing), masakan Peranakan lebih fokus pada kuah, bumbu, dan rempah.
Baca Juga: 7 Kuliner Khas Makassar yang Wajib Dicicipi saat Liburan, Dari Coto hingga Barongko
Contohnya, dalam lontong cap go meh, kamu bisa menemukan opor ayam dengan sayur labu siam dan telur pindang—semuanya berpadu dalam harmoni bumbu yang intens. Begitu juga dengan pindang bandeng, di mana bumbu bahkan lebih terasa daripada rasa ikannya sendiri.
4. Gunakan Bahan-Bahan Lokal yang Dekat dengan Alam
Karena terbentuk dari komunitas yang hidup dan beradaptasi di wilayah setempat, masakan Peranakan sangat bergantung pada bahan-bahan lokal. Misalnya, di Jawa atau Sunda, ikan bandeng kerap digunakan untuk menu Imlek, menggantikan ikan dewa yang lebih sulit ditemukan di luar Kalimantan atau Sumatera.
Adaptasi ini menciptakan rasa yang khas dan beragam sesuai daerahnya, namun tetap mempertahankan identitas Peranakan yang kuat.
5. Termasuk Salah Satu Warisan Kuliner Tionghoa di Indonesia
Kuliner Tionghoa di Indonesia terbagi dua: kuliner totok (yang mempertahankan keaslian budaya China) dan Peranakan (yang membaur dengan budaya lokal). Masakan Peranakan berkembang bersama masyarakatnya dan menjadi bagian dari identitas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Apakah Sabun Cuci Muka Batangan Bisa Mencerahkan Wajah Kusam? Ini 4 Rekomendasinya
-
Beda Deodoran dan Antiperspirant, Mana yang Ampuh Mengatasi Bau Badan?
-
Staycation Bernuansa Betawi: Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Cerita Lokal di Tengah Kota
-
4 Rekomendasi Spot Treatment untuk Flek Hitam yang Sudah BPOM dan Mudah Didapat
-
5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
-
Urutan Skincare Malam Viva untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing di Pagi Hari
-
Cushion Skintific Petal untuk Kulit Apa? Ini Rekomendasi sesuai Skintone dan Undertone
-
Idul Adha 2026 Berapa Hari Lagi? Mari Hitung Mundur dan Cek Jadwalnya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Atasi Hiperpigmentasi Usia 45 Tahun ke Atas
-
Cara Cek Apakah NIK Kita Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan?