Suara.com - Sebuah video berdurasi singkat yang menampilkan suasana dalam kabin pesawat maskapai Citilink baru-baru ini menarik perhatian luas warganet.
Video tersebut memperlihatkan rombongan seorang ulama, Habib Ali Zainal Abidin, yang memimpin rombongan santri dan wali santri untuk melantunkan Surah Al-Quraisy di tengah perjalanan udara.
Momen tersebut terekam dan diunggah ke platform TikTok oleh akun Radja Studio, dan segera menjadi viral. Dalam video tersebut, tampak penumpang yang mayoritas merupakan rombongan santri mengenakan pakaian seragam khas pondok pesantren.
Seorang pria yang diduga Habib Ali Zainal Abidin berdiri di lorong pesawat, memimpin pembacaan ayat suci selama kurang lebih satu menit. Beliau menyampaikan bahwa pembacaan ini dimaksudkan sebagai bentuk doa bersama untuk keselamatan penerbangan.
"Viral Habib Ali Zainal Abidin di dalam pesawat mengajak santri dan wali santri baca Al Quran 1 menit untuk keselamatan penerbangan," bunyi postingan di TikTok yang Suara.com kutip pada Kamis (1/5/2025).
Tidak sedikit yang menilai momen ini sebagai pengalaman religius yang menyentuh dan jarang terjadi. Namun, alih-alih menuai pujian sepenuhnya, aksi tersebut justru memunculkan diskusi hangat di ruang publik digital.
Komentar-komentar yang mengemuka mengungkapkan pandangan beragam, mulai dari apresiasi hingga kekhawatiran terkait batas kenyamanan di ruang publik.
Salah satu komentar kritis datang dari akun bernama @Nur**** yang menuliskan, “Kalau zikir kalian mengganggu yang lain, membuat tidak nyaman, itu dholim. Sebaiknya zikir dilakukan dalam hati. Pentingnya ilmu sebelum amal.”
Pandangan ini menekankan pentingnya memahami konteks sosial dalam pelaksanaan ibadah, khususnya di ruang bersama seperti pesawat terbang.
Baca Juga: Diledek 'Gubernur Konten', Dedi Mulyadi Beri Balasan Menohok: Viral Terus, Tapi Belanja Iklan Turun
Komentar lain dari akun @Sap**** juga menyoroti adanya tekanan sosial yang bisa timbul dalam situasi tersebut.
“Kalau aku posisinya di pesawat ditanya terganggu nggak? Ya jawabannya pasti nggak, soalnya kalau jawab iya nanti dikeroyok. Jadi jangan kira mereka diam artinya menerima.”
Pernyataan ini mengindikasikan adanya potensi ketidakseimbangan dalam relasi sosial antara kelompok mayoritas dan minoritas di ruang publik.
Sementara itu, @Ari***, yang mengaku seorang Muslim, menegaskan pentingnya kesadaran akan ruang publik. “Intinya ini pesawat umum, bukan pesawat carter. Kalau sesuatu yang bersifat umum, harus menghormati hak orang lain juga.”
Ia menyampaikan pesan bahwa sekalipun ibadah merupakan hak individu, pelaksanaannya tetap harus mempertimbangkan keberagaman latar belakang para pengguna ruang bersama.
Komentar lain yang cukup menohok datang dari akun @ra****, yang menekankan prinsip toleransi. Ia menulis, “Kalau kursi pesawat dibooking satu rombongan sampai penuh, silakan mau khataman se-Al-Qur'an pun boleh. Tapi kalau masih ada kursi untuk umum, mohon pertimbangkan orang lain, siapa tahu mereka bukan seagama dengan kita. Toleransi itu menghormati.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
5 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama dan Waterproof yang Murah
-
5 Cushion Serum untuk Makeup Dewy Natural, Kulit Sehat Bercahaya
-
5 Sabun Mandi untuk Kulit Kering dan Bersisik bagi Pemilik Kulit Sensitif
-
4 Shio Paling Beruntung 23 April 2026, Siap-siap Tajir
-
Bekas Jerawat Tak Kunjung Hilang? Kenali Pendekatan 3 Modes Lasers Treatment ala FTP Clinic
-
Dari Dapur ke Meja Makan: Tips dari Chef Jaga Rasa Tetap Konsisten di Tengah Kesibukan
-
Perjuangan 75 Kartini Penjelajah Pakai Kebaya, Kibarkan Merah Putih Raksasa di Puncak Gunung
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka di Alfamart yang Memutihkan Wajah dan Harganya
-
5 Tinted Sunscreen SPF 50 yang Ringan untuk Mencerahkan Wajah
-
4 Rekomendasi Lulur Mandi Viva dan Daftar Harganya untuk Kulit Lebih Cerah