Suara.com - Medan, yang merupakan salah satu kota besar di Indonesia, kaya akan sejarah dan budaya yang tercermin dari berbagai bangunan bersejarah, termasuk masjid-masjid yang menjadi saksi perjalanan panjang kota ini. Tak heran jika kota ini kerap disebut sebagai kota multikultural. Selain menjadi tempat ibadah, masjid-masjid bersejarah di Medan juga berfungsi sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan dakwah.
Kini, seiring berkembangnya sektor pariwisata religi, banyak dari masjid-masjid tersebut yang telah direnovasi dan diberi sentuhan modern untuk menarik lebih banyak pengunjung, baik untuk beribadah maupun menikmati keindahan arsitektur dan nilai historis yang dimilikinya. Inilah yang menjadikan masjid-masjid di Medan tak hanya penting bagi umat Muslim, tetapi juga menjadi destinasi wisata religi yang layak untuk dikunjungi.
Sebagai bagian dari upaya untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan meningkatkan keindahan serta kenyamanan, di mana masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata populer karena keindahan arsitektur dan nilai sejarahnya, Nippon Paint kembali melakukan program Corporate Social Responsibility (CSR) Warnai Kehidupan #ColouringLives untuk pengecatan 5 Masjid Umum di Medan, Sumatera Utara.
Salah satu masjid yang terlibat dalam program CSR Warnai Kehidupan #ColouringLives ini adalah Masjid An-Nazhirin, yang memiliki arsitektur unik dan megah dengan konsep yang terinspirasi dari masjid-masjid di Timur Tengah, Pekanbaru, Jawa, dan Madinah.
Masjid An-Nazhirin berdiri sejak tahun 1974, didirikan oleh para alumni Fakultas Pertanian UISU (Universitas Islam Sumatera Utara) dengan visi untuk menciptakan masjid yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas beribadah, tetapi juga sebagai simbol keagungan dan keindahan.
"Masjid An-Nazhirin di Kota Medan memang terlihat megah, terlebih semenjak dilakukannya pengecatan ulang oleh Nippon Paint dengan warna putih yang lebih cerah, namun tetap elegan sesuai dengan visi awal para pendirinya,” kata Wakil Ketua Badan Kemakmuran Masjid An-Nazhirin, Alamsyah Lukito.
Dalam program pengecatan ulang ini, Nippon Paint menggunakan produk Weatherbond Ultimate yang memiliki Teknologi Quartz dan Teknologi Fibra sehingga membuat lapisan cat lebih tebal dan kuat.
Dengan dominasi warna putih, Brilliant White 1001 mampu menimbulkan kesan bersih dan suci, sesuai dengan fungsi masjid sebagai tempat ibadah.
“Penggunaan produk Weatherbond Ultimate ini kami harap dapat memberikan perlindungan yang baik terhadap bangunan masjid dari cuaca tropis ekstrem, sehingga keindahan dan kekuatan bangunan dapat terjaga dalam jangka waktu yang lama,” jelas Regional Sales Manager Nippon Paint Indonesia, Andika Suhardi.
Baca Juga: Bobby Nasution Ungkap Alasannya Datangi KPK: Saya Diundang
Selain Masjid An-Nazhirin, pengecatan ulang juga dilakukan pada empat masjid umum lainnya di kota Medan, yaitu Masjid Perjuangan 45, Masjid Muslimin, Masjid Ijtima’iyah, dan Masjid Al-Amin.
Dalam kegiatan ini, Nippon Paint berkolaborasi dengan beberapa mitra toko Nippon Paint di Medan untuk memastikan pelaksanaan pengecatan ulang berjalan dengan lancar dan sukses.
Selain bangunan rumah ibadah, program CSR ini juga telah menjangkau destinasi budaya bersejarah di kota Medan seperti Istana Maimoon.
Dengan kontribusi ini, Nippon Paint berharap dapat terus memperluas dampak positifnya, menjangkau lebih banyak komunitas, dan memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi masyarakat kota Medan, sehingga program ini dapat menjadi contoh bagi inisiatif sosial lainnya.
Upaya mempercantik masjid-masjid ini bukan hanya soal estetika, tapi juga bagian dari pelestarian warisan budaya dan peningkatan kualitas pengalaman wisata religi di Medan. Bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana spiritual sambil mengenal sejarah Islam di Sumatera Utara, lima masjid ini patut dikunjungi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bertahun-tahun Bungkam, Aksi Bejat Ayah Cabuli Anak Kandung dari SD-SMA di Sukabumi Terbongkar
-
Mitsubishi Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2026, New XForce Hadirkan Sinyal Positif
-
Kemenko Polkam Ganti Motor Wartawan yang Raib Saat Liputan Karhutla
-
Masyarakat Makassar Cuan dari Sampah Plastik, Disulap Jadi Furnitur
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
-
Masjid Istiqlal Dikabarkan Masuk Pasar Modal, OJK: Masih Sebatas Wacana
-
Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda
-
Persib Bandung Disanksi FIFA, Ferry Paulus Yakin Masalah Enteng Bakal Cepat Selesai
-
Cushion Apa yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless
-
Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak