Gaun Sri Gandrung
“The Goddess of Eternal Bloom,” seperti itulah penjelasan singkat atas gaun yang terinspirasi dari Dewi Sri sang Dewi Kemakmuran dan Gandrung, sebuah tarian tentang persatuan.
“Sri Gandrung menunjukkan kekuatan seorang wanita yang bertumbuh bersama. Dia adalah simbol hidup dari persatuan dan pembaharuan,” jelas Firsta.
Bukan tanpa alasan juga dipilih warna hijau, sebab melambangkan tanah yang subur dengan hasil panen menakjubkan. Perpaduan warna hijau dan emas juga merefleksikan kekayaan dan kemuliaan Jawa Timur.
Traditional Costume Sekartaji Lakon
Tentu saja Firsta juga sempat memakai busana tradisional di perhelatan Puteri Indonesia 2025. Sebagai perwakilan Jawa Timur, Firsta memakai busana bertajuk Sekartaji Lakon.
“The Heartbeat of Wayang Beber,” begitulah makna dari busananya yang memang terinspirasi dari Wayang Beber selaku salah satu bentuk wayang tertua di Indonesia.
Kisah Dewi Sekartaji, putri dari Kerajaan Kediri, merupakan salah satu kisah paling populer yang dibawakan di Wayang Beber. “Dia bukan hanya seorang wanita yang cantik menawan, tetapi juga memiliki karakter yang mulia dan selalu berpihak pada kebenaran. Wayang Beber sekarang adalah ikon kekayaan budaya Pacitan,” tulis Firsta.
Gaun Gala Dinner Pramasta Arundaya
Baca Juga: Nenek di Malang Curhat Pedas ke Wanita Bule soal Indonesia, Isinya Bikin Merinding!
Warna merah gelap mendominasi gaun tersebut. Pramatya sendiri berarti bersinar, sedangkan Arundaya berarti sinar matahari pertama. Hal ini juga selaras dengan daerah asal Firsta dari Banyuwangi, yakni sebagai daerah pertama yang menyambut terbitnya matahari di Pulau Jawa.
“The Sunrise of Java, begitulah Banyuwangi disebut,” imbuh Firsta.
Ditambahkan oleh wanita berusia 24 tahun itu, matahari adalah simbol dari awal baru, melambangkan harapan, semangat, dan kisah yang menanti untuk dimulai. Matahari juga adalah simbol kekuatan, keberanian, kehangatan, serta cahaya yang memberi manfaat.
Sementara warna merah gelap mencerminkan keberanian dan keteguhan, sedangkan semburat jingga keemasan melambangkan kejujuran serta kebahagiaan. Firsta memadukan gaun dengan belahan setinggi paha itu dengan selendang bermotif Batik Gajah Oling khas Banyuwangi yang menjadi penghormatannya pada akar budaya serta pancaran jati diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?