Sebaliknya, ada pula pasangan yang menurut Primbon sebaiknya dihindari karena menghasilkan perhitungan neptu yang tidak harmonis. Misalnya:
- Selasa Pon (neptu 13)
Jumlah neptu 31 bisa termasuk dalam kategori Pegat, yang mengindikasikan potensi perceraian atau konflik besar dalam rumah tangga. Walau bukan mutlak, namun pasangan ini disarankan lebih berhati-hati dan banyak melakukan tirakat atau laku batin jika tetap ingin bersama. - Jumat Kliwon (neptu 14)
Jika dijumlah dengan Sabtu Pahing, hasilnya adalah 32. Ini termasuk kategori Padu, yang berarti rumah tangga cenderung diwarnai pertengkaran atau perdebatan kecil yang bisa menjadi besar jika tidak dikelola dengan baik. - Minggu Pahing (neptu 13)
Gabungan ini menghasilkan angka 31, yang kembali masuk ke kategori Pegat. Pasangan dengan kombinasi ini disarankan untuk melaksanakan ruwatan atau ritual tolak bala sebelum menikah.
Namun demikian, Primbon Jawa tidaklah sepenuhnya fatalistik. Dalam kepercayaan Jawa, ramalan ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai bentuk kehati-hatian dan sarana introspeksi.
Jika dua orang sudah saling mencintai namun wetonnya tidak cocok, masyarakat Jawa mengenal istilah seserahan, tirakat, atau ruwatan untuk menghindari dampak buruk yang diramalkan.
Misalnya, calon pengantin bisa melakukan puasa, sedekah, atau menggelar doa bersama dengan keluarga untuk memohon keberkahan.
Beberapa juga menjalankan laku tertentu seperti mandi kembang tujuh rupa, berziarah, atau memberikan sesajen ke tempat keramat sesuai adat setempat.
Di era modern, sebagian besar generasi muda mungkin mulai meninggalkan Primbon sebagai acuan dalam memilih pasangan.
Namun, tidak sedikit pula yang masih menghargainya sebagai warisan budaya dan identitas spiritual. Terlebih, dalam masyarakat Jawa yang masih menjunjung nilai-nilai adat, weton kerap menjadi pertimbangan serius dalam perjodohan.
Meski demikian, penting untuk diingat bahwa keharmonisan rumah tangga sejatinya lebih ditentukan oleh komunikasi, komitmen, dan saling pengertian antara pasangan. Primbon bisa menjadi panduan, namun keputusan tetap ada di tangan manusia.
Weton Sabtu Pahing membawa karakter kuat, ambisius, dan spiritual, serta memiliki kecocokan terbaik dengan weton berneptu sedang.
Baca Juga: Cara Hitung Hari Baik untuk Beli Mobil Menurut Primbon Jawa dan Saran Mereknya
Meski demikian, kecocokan jodoh menurut Primbon hendaknya dijadikan bahan pertimbangan, bukan sebagai penentu mutlak.
Karena cinta yang tulus dan usaha bersama tetap menjadi fondasi utama dalam membangun rumah tangga yang langgeng dan bahagia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Elegan dan Anti Air yang Awet
-
7 Cara Jitu Hadapi Post-Holiday Blues bagi Karyawan setelah Mudik Lebaran
-
Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung
-
10 Ciri-Ciri Kolesterol Naik yang Jarang Diketahui dan Cara Mengatasinya
-
Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026
-
Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya
-
5 Contoh Sambutan Halal Bihalal RT Lebaran 2026: Singkat, Sopan, dan Menyentuh Hati
-
11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi
-
5 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card Murah 2026, Cek di Sini!