Suara.com - Kesemek, atau yang dikenal juga dengan nama "persimmon" dalam bahasa Inggris, adalah buah tropis yang mulai jarang terlihat di pasaran, namun menyimpan segudang manfaat kesehatan.
Buah ini dikenal dengan tekstur luarnya yang keras dan berbedak putih saat belum matang, serta daging buah yang lembut dan manis setelah matang.
Dalam dunia kesehatan dan gizi, buah kesemek ternyata masuk dalam daftar superfood yang menawarkan berbagai manfaat luar biasa.
Artikel ini akan mengulas secara lengkap manfaat buah kesemek, kandungan nutrisinya, serta alasan kenapa kamu sebaiknya mulai memasukkan buah ini ke dalam menu harian.
Kandungan Nutrisi Buah Kesemek
Buah kesemek mengandung berbagai vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh. Melansir dari laman Healthline, dalam 168 gram buah kesemek matang terdapat 118 kalori, 6 gram serat, 12,6 mg vitamin C, vitamin A, vitamin E dan K, mangan, tembaga, kalium, dan magnesium.
Selain itu kesemek juga mengandung antioksidan seperti beta-karoten, lutein, zeaxanthin, dan tannin.
Dengan profil nutrisi seperti itu, tidak heran jika kesemek digadang-gadang sebagai buah yang mendukung sistem imun, kesehatan mata, dan fungsi jantung. Berikut sejumlah manfaatnya.
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Buah kesemek kaya akan antioksidan seperti flavonoid dan tannin yang membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat (LDL). Kandungan serat yang tinggi juga mendukung pengurangan risiko penyakit jantung dengan cara membantu menurunkan kadar kolesterol secara alami.
American Heart Association menyebutkan bahwa pola makan tinggi serat dari buah-buahan dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 30%.
Baca Juga: Buah Lebih Baik Dijus atau Dimakan Langsung? Ramai Jadi Perdebatan di X
2. Meningkatkan Imunitas Tubuh
Kandungan vitamin C dalam kesemek cukup tinggi, membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, dan melindungi tubuh dari infeksi. Vitamin A yang tinggi juga memainkan peran penting dalam mendukung fungsi sel darah putih.
Harvard T.H. Chan School of Public Health menyebutkan bahwa vitamin C merupakan antioksidan kuat yang penting untuk respons imun yang sehat.
3. Baik untuk Pencernaan
Serat larut dalam kesemek membantu melancarkan sistem pencernaan, mengurangi risiko sembelit, dan mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Buah ini juga rendah kalori dan bebas lemak, cocok untuk yang sedang menjalani pola makan sehat.
4. Menjaga Kesehatan Mata
Beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin dalam kesemek sangat bermanfaat untuk kesehatan mata. Senyawa-senyawa ini membantu melindungi retina dari kerusakan akibat radikal bebas, serta mencegah degenerasi makula seiring bertambahnya usia.
National Eye Institute merekomendasikan konsumsi makanan kaya lutein dan zeaxanthin untuk menjaga kesehatan mata dalam jangka panjang.
5. Membantu Menurunkan Berat Badan
Karena kandungan kalorinya rendah, tetapi kaya serat dan air, buah kesemek bisa menjadi pilihan camilan sehat. Serat membuatmu merasa kenyang lebih lama, membantu mengurangi keinginan makan berlebih.
6. Kaya Antioksidan, Lawan Radikal Bebas
Antioksidan alami seperti flavonoid dan polifenol dalam kesemek berfungsi melawan stres oksidatif, yaitu kondisi yang bisa menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti kanker, diabetes, dan penuaan dini.
Journal of Food Science and Technology (2015) menyebutkan bahwa ekstrak buah kesemek menunjukkan potensi antioksidan tinggi yang mampu menetralkan radikal bebas dalam tubuh.
Tips Mengonsumsi Buah Kesemek
- Pilih kesemek matang (biasanya lebih lunak dan tanpa bedak putih).
- Cuci bersih dan kupas kulitnya sebelum dimakan.
- Bisa dinikmati langsung, dijadikan campuran smoothie, salad, atau topping oatmeal.
- Hindari mengonsumsi dalam jumlah besar jika memiliki masalah pencernaan tertentu karena kandungan tanin bisa memperlambat penyerapan nutrisi.
Buah kesemek memang tidak sepopuler apel atau pisang, tapi kandungan gizinya tidak kalah hebat. Dengan antioksidan, vitamin, dan serat yang tinggi, kesemek menawarkan berbagai manfaat untuk kesehatan jantung, mata, imun, hingga pencernaan. Mulailah untuk mengenal dan mengonsumsi buah lokal yang satu ini, agar tubuh lebih sehat secara alami.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak