Suara.com - Arwah atau roh termasuk bagian dalam diri setiap makhluk hidup, termasuk manusia. Ketika unsur tersebut masih ada, maka jasad dapat bergerak, bernapas dan melakukan aktivitas lainnya.
Namun, suatu waktu tertentu saat roh terlepas dari jasad. Maka, selesai sudah tugas manusia di dunia yang fana ini, bersiap melanjutkan perjalanan ke fase selanjutnya dalam alam barzah atau alam kubur.
Setiap yang bernyawa pasti mengalami meninggal dunia tanpa terkecuali, siapapun tidak bisa menghindar, karena memang sudah ada ketetapannya.
Ibaratnya makhluk bernyawa termasuk manusia, hanya menunggu waktu kapan selesai menjalani hidup di alam dunia.
Pasca malaikat Izrail selesai menjalankan tugas untuk mencabut nyawa pada setiap jasad yang sudah tiba waktu kembali. Maka, disitulah arwah berurusan dengan alam barzah.
Meskipun begitu, banyak orang bertanya-tanya, bingung dengan roh yang telah berpisah selamanya dari jasad. Apakah masih berada di dunia sebelum 40 hari?
Ada berbagai pendapat mengenai hal tersebut. Lebih lengkapnya simak penjelasan singkat berikut ini.
Pendapat Buya Yahya Tentang Roh Sebelum 40 Hari
Ulama kondang Tanah Air Buya Yahya menjelaskan terkait roh orang meninggal dunia. Kepergian untuk selamanya dari dunia ini, membuat orang-orang sekitar seperti keluarga, saudara, teman merasa sedih dan kehilangan.
Baca Juga: Serangan Jantung Jadi Penyebab Terbanyak Kematian Jemaah Haji RI di Tanah Suci
Ada mereka yang ikhlas menerima keputusan tersebut, tapi tidak sedikit belum rela ditinggal pergi untuk selamanya, sehingga muncul berbagai spekulasi tentang keberadaan roh setelah terlepas dari jasad.
Anggapan sebelum 40 hari, arwah masih berada di sekeliling yang ditinggalkan dalam artian rumah tempat tinggal, mengundang kebingungan banyak orang.
Tidak sedikit orang bertanya-tanya tentang kebenarannya, sampai ada melakukan ritual tertentu. Karena asumsi keberadaan arwah yang masih di sekitar rumah.
Bahkan kerinduan terhadap sosok yang telah tiada sedikit terobati. Karena anggapan sebelum 40 hari, masih ada di sekitar kita.
Buya Yahya meluruskan pendapat tersebut, supaya siapapun akan tercerahkan, tidak berangan-angan lagi tentang keberadaan arwah.
Menurut pendapat Buya Yahya, orang yang meninggal dunia sudah memiliki tanggung jawab di alam barzah, ditanya malaikat Munkar dan Nakir.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?