Suara.com - Meski namanya sama-sama hantu dan rupanya menyeramkan, namun hantu lokal dengan hantu dari luar negeri memiliki perbedaan yang cukup besar. Lantas mengapa hantu di Indonesia berbeda dengan di luar negeri?
Bahkan nama-nama yang digunakannya pun sangat berbeda antara hantu di Indonesia dan luar negeri.
Ada ciri khas tersendiri dari masing-masing negara tempat makhluk halus tinggal. Bahkan beberapa diantara mereka juga mempunyai kemampuan untuk menampakkan diri.
Namun karena berada di alam yang berbeda, hantu-hantu ini tidak bisa menampakkan wujud aslinya melainkan hanya menyamai wujud-wujud makhluk yang ada di sekitar manusia.
Tak jarang dipercaya hantu kerap menampakkan diri dalam wujud-wujud yang menyeramkan tujuannya tentu saja untuk menyesatkan manusia agar mengikuti hasutan mereka.
Selain itu, hantu juga akan menakut-nakuti manusia agar manusia lebih takut pada mereka daripada kepada Tuhan.
Pada umumnya sosok hantu Indonesia (lokal) yang ada dalam film dibuat sangat menyeramkan dengan pakaian yang kumuh dan kusam.
Hal ini berbanding terbalik dibanding hantu internasional yang terkadang berwujud bersih meskipun menyeramkan, sebut saja drakula.
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, hantu lokal dan internasional tidak sama. Meski sama-sama makhluk gaib namun mereka memiliki wujud yang berbeda-berbeda.
Baca Juga: Viral Kisah Mayat Berjalan, YouTuber Lentera Malam Kasih Tanggapan Mengejutkan
Lantas mengapa hantu di Indonesia berbeda dengan di luar negeri? Dan apa saja perbedaan hantu loksl dan hantu luar negeri.
Mengapa Hantu di Indonesia Berbeda dengan di Luar Negeri?
Sejatinya, penyebab mengapa hantu Indonesia berbeda dengan hantu luar negeri karena dipengaruhi berbagai faktor kebudayaan yang tidak sama. Untuk lebih lengkapnya, simak beberapa perbedaan berikut:
1. Perbedaan tempat tinggal
Hantu lokal Indonesia umumnya suka mendiami pohon tua, rumah tua, rawa-rawa, hingga gedung tua yang kumuh.
Sementara itu, hantu luar negeri biasanya lebih sering digambarkan tinggal di kerajaan maupun kastil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga
-
6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin
-
Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Jadwal dan Makna Perayaannya
-
Tradisi Salam Tempel saat Lebaran: Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Bank Buka Kapan Setelah Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BCA, hingga Mandiri
-
Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem
-
7 Amalan Sunah di Bulan Syawal yang Dianjurkan dalam Islam, Jangan Terlewat!
-
5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet