Suara.com - Rumah tipe 36 menjadi pilihan populer di kalangan masyarakat urban terutama untuk keluarga kecil karena harganya yang terjangkau dan desainnya yang praktis.
Namun, dengan luas bangunan yang terbatas, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana menciptakan kesan ruang yang lega, nyaman, dan fungsional. Untungnya dengan perencanaan desain interior yang tepat, rumah tipe 36 bisa tetap terlihat luas dan lapang.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan bisa diimplementasikan agar desain rumah tipe 36 ini memberikan kesan luas. Lalu, apa saja tipsnya? Simak inilah selengkapnya.
1. Pilih Warna Cerah untuk Dinding
Warna memiliki peran besar dalam menciptakan kesan ruang. Untuk rumah kecil, gunakan warna-warna cerah seperti putih, krem, abu muda, atau pastel.
Warna-warna ini memantulkan cahaya dengan baik sehingga ruangan tampak lebih terang dan luas. Hindari menggunakan warna gelap di seluruh ruangan karena dapat membuat rumah terasa sempit dan suram.
Jika ingin menambahkan warna gelap sebagai aksen, aplikasikan pada satu sisi dinding saja atau gunakan dalam elemen dekoratif seperti bantal, karpet, atau lukisan.
2. Gunakan Furnitur Multifungsi
Dalam ruang terbatas, setiap elemen harus punya fungsi ganda. Misalnya, pilih tempat tidur dengan laci di bawahnya, meja makan lipat, atau sofa bed. Furnitur multifungsi tidak hanya menghemat ruang, tetapi juga membantu mengurangi jumlah barang yang memenuhi rumah.
Baca Juga: 10 Warna Cat Rumah yang Dipercaya Membawa Keberuntungan dan Menarik Rezeki
Selain itu, perhatikan ukuran furnitur. Jangan memilih furnitur besar yang mendominasi ruangan. Pilih yang ramping, minimalis, dan sesuai skala rumah.
3. Maksimalkan Pencahayaan Alami
Cahaya alami adalah elemen penting untuk menciptakan rumah yang terasa luas. Usahakan agar cahaya matahari bisa masuk sebanyak mungkin ke dalam rumah. Gunakan jendela besar, pintu kaca geser, atau skylight jika memungkinkan.
Hindari memasang tirai tebal atau berwarna gelap. Sebaliknya, gunakan tirai tipis dan ringan yang tetap menjaga privasi namun tidak menghalangi cahaya.
4. Buat Tata Ruang yang Terbuka
Alih-alih memisahkan setiap ruangan dengan tembok, pertimbangkan konsep open plan, terutama untuk ruang tamu, ruang makan, dan dapur. Tanpa sekat yang kaku, ruang akan terasa lebih lega dan aliran antar area menjadi lebih lancar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Badminton? ini 5 Rekomendasi Sepatu Bulutangkis yang Nyaman
-
Apakah Sepeda Lipat Bisa Naik KRL? Cek 5 Rekomendasi Paling Kokoh yang Penuhi Syarat
-
5 Sepeda Tanpa Pedal untuk Melatih Keseimbangan Anak, Harga Murah Meriah
-
5 Ide Isi Hampers Estetik, Deretan Kue Kering Terpopuler yang Wajib Ada
-
Lontar dan Filosofi Kecukupan, Memahami Orang Sabu Lewat Sebatang Pohon
-
Kapan Batas Waktu Mengganti Puasa Ramadhan?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
-
Apakah Serum Anti Aging Boleh Dipakai Setiap Hari? Cek 5 Rekomendasi untuk Usia 40 Tahun ke Atas
-
7 Shio Paling Beruntung Februari 2026, Siapa yang Mendapat Rezeki Nomplok?
-
Apakah Tanggal 16 Februari 2026 Libur? Cek Jadwal Lengkap Long Weekend Imlek di Sini!