Suara.com - Raja Ampat, yang dikenal sebagai "surga terakhir di bumi," kini menghadapi ancaman serius akibat aktivitas tambang nikel yang semakin masif.
Pulau-pulau kecilnya digempur oleh alat berat, mengganggu keseimbangan ekosistem yang rapuh dan merusak keindahan alam yang selama ini menjadi daya tarik dunia.
Dampak dari aktivitas tambang ini bukan hanya terbatas pada lingkungan, tetapi juga mengancam kelangsungan hidup biota laut yang menjadi bagian penting dari ekosistem Raja Ampat.
Banyak pihak, termasuk mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, serta organisasi lingkungan seperti Greenpeace, mengungkapkan keprihatinan terhadap keberadaan tambang nikel yang dapat merusak ekosistem Raja Ampat.
Munculnya kritik tajam dari berbagai kalangan menegaskan perlunya tindakan nyata untuk menjaga kelestarian Raja Ampat.
Terlepas dari kasus tambang nikel yang sangat meresahkan, Raja Ampat menyimpan banyak destinasi wisata yang sangat indah dan asri. Lingkungannya pun masih asli, belum terjamah oleh buatan-buatan manusia.
Berikut Suara.com rangkum, 4 hidden gem di Raja Ampat yang bisa dikunjungi saat melancong ke Papua Barat Daya.
1. Sungai Kalibiru
Kalibiru merupakan sungai yang bentuknya bak kolam dengan air sangat jernih. Sekitarnya pun masih rimbun dengan pohon-pohon tinggi dan tanah.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Tempat Wisata di Solo, Kunjungi Bersama Keluarga saat Pulang Kampung
Sungai Kalibiru ini terletak di pedalaman hutan Raja Ampat. Tepatnya di dekat Teluk Mayalibit. Untuk ke sana, memakan waktu kurang lebih satu jam dari Waisai naik speedboat. Lalu, dilanjut dengan trekking 30 menit.
2. Kampung Yenbuba (Pulau Mansuar)
Kampung Yenbuba di Pulau Mansuar adalah destinasi tersembunyi di Raja Ampat yang menawarkan pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Selain keindahannya, pengunjung dapat berinteraksi dengan penduduk lokal yang ramah dan merasakan kehidupan kampung yang masih alami.
Perjalanan ke Kampung Yenbuba dimulai dengan penerbangan ke Sorong, pintu gerbang utama Raja Ampat, lalu dilanjutkan dengan speedboat, phinisi, atau kapal ferry menuju Waisai. Dari Waisai, perjalanan diteruskan ke Pulau Mansuar, lokasi Kampung Yenbuba.
3. Pulau Kofiau
Pulau Kofiau memiliki ekosistem hutan hujan tropis yang menghadirkan pengalaman unik bagi pengunjung. Di dalam hutannya, terdapat dua jenis burung endemik langka, yaitu Kofiau Kahicap dan Cekakak Pita Kofiau, yang menjadikannya destinasi istimewa bagi penggemar birdwatching.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek