Suara.com - Dalam dunia yang terus memanas, industri fesyen menghadapi sorotan tajam. Tak satu pun dari 42 merek yang disoroti dalam Fossil-Free Fashion Scorecard 2025 layak mendapat nilai A.
Itu artinya, belum ada yang benar-benar serius keluar dari jeratan bahan bakar fosil—baik untuk energi maupun bahan bakunya.
Laporan yang dirilis oleh kelompok aktivis lingkungan Stand.earth itu menyebut H&M Group sebagai yang “terbaik dari yang belum cukup baik” dengan nilai B+.
Bandingkan dengan tujuh merek lain yang mendapat nilai F, termasuk Shein, raksasa fesyen ultra-cepat yang terus memompa emisi dari penggunaan poliester.
Laporan itu mengingatkan, bahan bakar fosil menyusupi setiap aspek industri ini. Dari produksi bahan mentah hingga pengiriman. Dari pabrik ke konsumen. Bahkan menyumbang 4 persen dari total emisi gas rumah kaca global—lebih besar dari industri penerbangan.
Stand.earth menilai lima aspek utama, komitmen dan transparansi iklim, transisi energi terbarukan, advokasi, material dan sirkularitas, serta pengiriman bersih.
H&M mendapat pujian karena menjadi satu-satunya perusahaan dengan target energi terbarukan di tahap awal rantai pasokan (Level 3). Mereka bahkan membantu secara finansial pemasoknya untuk memangkas emisi.
Patagonia, Puma, hingga Levi Strauss juga menunjukkan kemajuan. Merek mewah seperti Kering (induk dari Yves Saint Laurent dan Gucci) sedikit lebih transparan dibanding kompetitor mereka. Namun selebihnya, banyak yang masih tertinggal jauh.
Eileen Fisher, misalnya, hanya menempati posisi kedua meski dinilai cukup serius soal material rendah karbon. Sementara itu, Boohoo dari Inggris menempati posisi juru kunci. Tak satu pun kategori yang lepas dari nilai F.
Baca Juga: Mangrove Tak Goyah: Tangguh Menahan Badai, Tahan Jejak Karbon
Ada pula temuan menarik lainnya. Hampir semua merek besar kini memiliki program penjualan kembali atau perbaikan produk. Tapi hanya segelintir yang benar-benar menetapkan tenggat waktu. Puma menjadi satu-satunya yang menargetkan penggunaan 30 persen poliester daur ulang tekstil-ke-tekstil pada 2030.
Namun, belum banyak yang berani melangkah lebih jauh. Beberapa bahkan belum menetapkan target pengurangan emisi sama sekali.
“Sangat tidak sejalan dengan aksi iklim,” tulis laporan itu untuk merek seperti Abercrombie & Fitch, Aritzia, dan Columbia.
Laporan dari Stand.earth ini bukan sekadar kritik terhadap industri fesyen, melainkan juga sebuah panduan praktis untuk mendorong perubahan nyata.
Di dalamnya, mereka menyodorkan tujuh langkah konkret yang bisa diambil oleh perusahaan pakaian dan alas kaki untuk mempercepat proses dekarbonisasi.
Langkah pertama yang disarankan adalah membuat rencana transisi iklim yang adil. Rencana ini harus memuat aksi jangka pendek hingga 2030 dan strategi jangka panjang hingga 2050, dengan tujuan akhir mencapai nol emisi bersih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Terakhir Hari Ini! Serbu Promo 9 Micellar Water di Superindo, Murah Mulai Rp18 Ribuan
-
Promo Alfamart Lebaran 2026: Sirup ABC Cuma 7 Ribuan, Khong Guan Banting Harga
-
6 Rekomendasi Sajadah Travel Empuk dan Ringan, Ringkas Dibawa ke Mana Saja
-
7 Rekomendasi Merek Bantal Leher untuk Mudik, Perjalanan Nyaman Anti Pegal
-
7 Rekomendasi Sunscreen di Indomaret agar Salat Id Bebas Flek Hitam
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026, Cek Tarif Tol Prambanan ke Semarang Per Maret 2026
-
5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
-
6 Barang Wajib di Travel Kit Lebaran untuk Ibu yang Membawa Balita
-
6 Sepatu Hoka Diskon hingga 50 Persen di Planet Sports Asia, Sikat Sebelum Lebaran!
-
5 Parfum Wanita Aroma Segar untuk Silaturahmi Lebaran, Awet dan Tidak Menyengat