Suara.com - Saat momen Idul Adha tiba, olahan daging sapi jadi menu wajib di banyak rumah. Salah satu sajian paling ikonik dan disukai adalah rendang.
Untuk Anda yang ingin mengolah daging kurban menjadi makanan tahan lama, resep bumbu rendang daging sapi tahan lama ini bisa jadi solusi.
Selain lezat, rendang juga bisa disimpan dalam waktu lama jika dimasak dengan benar.
Rendang khas Minang memiliki kekayaan rasa dari bumbu rempah yang meresap sempurna ke dalam daging.
Selain untuk konsumsi harian, rendang juga cocok disiapkan sebagai stok makanan.
Bahkan, bisa tahan hingga berminggu-minggu jika dimasak dan disimpan dengan tepat. Berikut bahan dan langkah lengkap membuatnya.
Bahan-bahan Rendang Daging Sapi (Untuk 1 kg Daging)
- 1 kg daging sapi (pilih bagian sengkel atau paha)
- 500 gram kelapa parut, disangrai hingga menjadi kerisik
- 1 liter santan kental dari 2 butir kelapa tua
- 3 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- 1 batang kayu manis
- 2 butir kapulaga
- 1 bunga lawang
- 2 butir cengkeh
- 1 sdt garam
- 1 sdt gula merah
- Kaldu bubuk secukupnya
Bumbu halus:
- 10 butir bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 6 buah cabai merah besar
- 10 buah cabai rawit (sesuaikan selera)
- 3 cm jahe
- 3 cm lengkuas
- 3 cm kunyit, bakar sebentar
- 2 batang serai (bagian putihnya)
Cara Membuat Rendang Daging Sapi Bumbu Tahan Lama
Baca Juga: 7 Rekomendasi Bumbu Rendang Instan Terbaik, Anti Ribet Cita Rasa Autentik
- Buat kerisik: Sangrai kelapa parut dalam wajan tanpa minyak hingga berwarna cokelat keemasan. Setelah matang, haluskan dengan ulekan atau blender sampai berminyak, lalu sisihkan.
- Tumis bumbu: Panaskan sedikit minyak di wajan besar. Tumis irisan bawang merah dan bawang putih bersama daun salam, daun jeruk, dan serai hingga wangi.
- Masukkan rempah utuh seperti bunga lawang, kapulaga, cengkeh, dan kayu manis. Aduk rata hingga harum.
- Tambahkan bumbu halus yang telah dicampur dengan kerisik ke dalam tumisan. Aduk rata, lalu masukkan potongan daging sapi yang telah dicuci bersih.
- Masak hingga daging berubah warna dan bumbu meresap. Setelah itu, tuang santan kental perlahan sambil terus diaduk agar tidak pecah.
- Tambahkan kaldu bubuk dan sedikit air bila perlu. Biarkan mendidih, lalu kecilkan api.
- Masak rendang dengan api kecil selama 4–6 jam, atau hingga bumbu mengering, keluar minyak, dan warna menjadi coklat gelap. Aduk sesekali agar tidak gosong di bagian bawah.
Perlu diingat bahwa ketelatenan adalah tips utama saat membuat rendang.
Artinya, Anda memang perlu meluangkan waktu lebih lama untuk mebgolah daging sapi kurban menjadi rendang.
Bagian daging sapi yang dikenal cocok untuk rendang adalah paha belakang atas (topside) dan gandik (eye round) karena teksturnya yang padat sehingga tidak mudah hancur ketika dimasak dalam jangka waktu lama.
Tips Bumbu Rendang Meresap dan Tahan Lama
Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti agar bumbu rendang yang Anda buat bisa meresap sempurna ke dalam tiap potongan daging sapi.
- Gunakan santan kental dari kelapa tua, bukan instan.
- Masak dalam waktu lama dan api kecil agar bumbu menyatu sempurna.
- Gunakan kerisik untuk memperkaya rasa dan tekstur.
- Hindari penggunaan air terlalu banyak agar rendang tidak mudah basi.
- Simpan dalam wadah kedap udara dan dinginkan sebelum disimpan di kulkas atau freezer.
Demikian informasi mengenai resep atau cara membuat bumbu rendang yang menyerap dan tahan lama.
Jika kesulitan menakar bumbu rendang, Anda bisa langsung membeli bumbu rendah jadi di pasar atau memesannya. Selamat mencoba membuat rendang di rumah!
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Bumbu Rendang Instan Terbaik, Anti Ribet Cita Rasa Autentik
-
Ulasan Novel Perang Rendang:Persaingan Cinta dan Warisan Kuliner
-
7 Makanan Khas Indonesia di Peringkat 50 Street Food Terbaik Dunia Versi TasteAtlas, Ingin Mencoba?
-
Jangan Bosan dengan Sisa Rendang Lebaran, Ubah Jadi 5 Hidangan Lezat Ini Yuk!
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
5 Alasan Kenapa Jalur Pesisir Pandeglang Jadi Surga Baru Buat Komunitas Sepeda
-
Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan
-
Jadi Best Seller, Novel Better Than the Movies Siap Hadir dalam Versi Film
-
Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard
-
Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!