Selain memori besar, ponsel tersebut juga didukung layar lebar, chipset kuat, NFC, serta spesifikasi kamera beresolusi besar.
Untuk layarnya memiliki ukuran 6.88 inci atau yang terbesar saat ini di lini Redmi series dengan layar yang sudah mendukung refresh rate 120 Hz.
Serta sudah tersertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light dan Flicker Free, untuk memastikan kenyamanan mata pengguna, meskipun digunakan dalam waktu lama.
Lanjut ke sektor kamera yang memiliki resolusi 50 MP yang sudah dilengkapi dengan teknologi AI.
Pada sisi depan, tersedia kamera selfie 13 MP dengan fitur cincin cahaya untuk berfoto dalam kondisi cahaya redup.
Redmi 14C sendiri ditenagai prosesor MediaTek Helio G81-Ultra dan menawarkan garansi selama 15 bulan dengan 2 Android update dan 3 tahun security patch.
3. Redmi 13c
Masih di smartphone memori 256 GB harga 1 jutaan yang lanjut ke Redmi 13C.
Hadir dengan varian RAM 8 GB dan memori internal 256 GB (opsi lain RAM 6 GB dengan memori internal 128 GB).
Baca Juga: 5 Rekomendasi HP Gaming Rp 4 Jutaan Terbaik Juni 2025. Performa Ngebut Libas Semua Game
Dalam hal kamera, ada lensar utama beresolusi 50 MP dan kamera makro 2 MP serta didukung soft-light ring.
Layarnya berukuran 6,74 inci dengan Pro-grade Eye Protection yang memiliki sertifikasi TÜV Low Blue Light/Flicker Free.
Performa mengandalkan prosesor MediaTek Helio G85 dan dibekali fitur NFC.
4. POCO C65
POCO C65 ini tentunya dibekali ruang penyimpanan internal 256 GB dengan RAM 8 GB.
Hp POCO terbaru ini juga hadir dengan layar berukuran 6,74 inci, refresh rate 90Hz serta memiliki sertifikasi TÜV low blue light, serta flicker free certification (sertifikasi bebas kedip) untuk kenyamanan mata.
Kamera POCO C65 dibekali lensa 50 MP serta kamera selfie 8 MP dan mengandalkan prosesor Mediatek Helio G85 sebagai otaknya.
Ada pula baterai 5000mAh yang didukung pengisi daya 18W (10W charger dalam paket penjualan).
POCO menawarkan garansi selama 12+3 bulan serta pembaruan besar software OS sebanyak dua kali dan security patch selama 3 tahun.
Berita Terkait
-
5 HP Murah Terbaik untuk Ojol Menurut Review, Performa Gacor Mulai Rp1 Jutaan
-
Redmi Note 17 Rilis dengan Fitur AI Anti Penipuan, Ini Spesifikasinya
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review
-
HP Apa yang Bisa Foto Live selain iPhone? Ini 9 HP Murah Terbaik untuk Kamu
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang