Suara.com - Sosok selebriti muda Fujianti Utami atau yang akrab disapa Fuji kembali mencuri perhatian publik. Bukan hanya karena gaya hidupnya yang mewah, tetapi juga karena momen saat ia membeli tas Hermes yang harganya tembus ratusan juta rupiah.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @spacelux.official, terlihat Fuji mengunjungi butik eksklusif yang memajang deretan tas Hermes, termasuk model Birkin dan Kelly yang dikenal sebagai simbol kemewahan dan status sosial kelas atas.
Dengan mengenakan gaun putih berlapis renda yang memberi kesan formal dan elegan, Fuji tampak memegang salah satu koleksi Hermes berwarna hitam, kemungkinan besar Kelly 25 atau 28.
Rambut panjangnya ditata half bun lurus dengan sentuhan poni depan, sementara sarung tangan putih yang ia kenakan menambah kesan “high-class” seolah tengah berada di sesi private shopping kaum sosialita.
Menariknya, dalam kunjungan ke butik Hermes tersebut, Fuji tidak datang sendiri. Ia terlihat ditemani sahabatnya sesama selebriti, Rachel Vennya. Keduanya tampak menikmati momen private shopping dengan santai dan penuh antusiasme.
Diketahui pula, Fuji memang telah memiliki sejumlah koleksi tas branded lain, hasil dari kerja kerasnya di dunia hiburan, endorsement, serta lini bisnis yang ia kelola sejak usia muda.
Apalagi dalam video, Fuji terlihat tak hanya membeli tas Hermes senilai ratusan juta, tapi juga belt hingga sandal seharga puluhan juta
Namun, alih-alih menuai pujian, penampilan Fuji yang kini disebut memiliki kedekatan dengan Verrll Bramasta tersebut kali ini justru menimbulkan perdebatan di kalangan netizen.
Banyak yang menilai bahwa meskipun wanita 22 tahun tersebut memegang tas mewah dan mengenakan busana ala sosialita, “aura mahal” yang biasa dipancarkan pemilik barang branded justru tidak tampak padanya.
Baca Juga: Rayakan Idul Adha 2025, Keluarga Haji Faisal Kurban 2 Sapi dan 2 Kambing: Tapi Sapinya Belum Sampai
Komentar pedas pun berdatangan memenuhi unggahan video tersebut hingga mendapatkan lebih dari 4,5 juta viewers dan 6000 komentar.
"Ga cocok bangatt pake barang branded,” kata @chc****.
“Barang mahalnya selangit, kalau dipake Fuji juga ga bakalan kelihatan mahal,” tambah @lia****.
"Ternyata aura gak bisa bohong ya… bener kata orang, aura gak bisa dibeli,” tulis @lab****.
“Aura gak bisa dibeli, udah dandan kek mau kondangan tapi tetap auranya maghrib. Gak kelihatan mahal sama sekali,” ucap @tan****.
Tak sedikit pula yang membela Fuji dan menyentil para netizen udil dan nyinyir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek