Suara.com - Masyarakat Tionghoa mengenal istilah Feng Shui, ilmu tradisional Tiongkok tentang menata lingkungan, baik rumah, toko, atau sekadar satu ruangan. Salah satu aspek yang mempengaruhi Feng Shui adalah warna. Ada daftar warna cat yang dianjurkan, sebaliknya ada juga yang terlarang. Daftar warna cat terlarang menurut Feng Shui ini harus dihindari. Hal ini sejalan dengan prinsip dan tujuan Feng Shui, yakni menciptakan lingkungan yang harmonis sehingga membawa keberuntungan bagi kehidupan manusia.
Berbicara lebih lanjut mengenai Feng Shui, secara etimologi, kata ini berasal dari bahasa Tiongkok, di mana feng berarti angin dan shui berarti air. Dua elemen ini merupakan unsur penting pembawa energi dalam kehidupan. Sejak ribuan tahun lalu, Feng Shui bahkan telah digunakan sebagai alat penunjuk untuk memilih posisi makam para leluhur. Kemudian, bersamaan dengan perkembangan zaman, Feng Shui ikut bertransformasi dalam ilmu tata ruang dan bangunan bagi etnis Tionghoa.
Feng Shui juga tak sekadar pembawa keberuntungan. Penataan ruang menurut konsep ini juga diharapkan dapat membawa kesehatan, kemakmuran, dan pada akhirnya kebahagiaan dan kesejahteraan lahir batin.
Bagi yang ingin menata rumah atau ruangan berdasarkan ilmu Feng Shui, berikut adalah daftar warna cat yang terlarang menurut Feng Shui.
1. Merah Terang (Bright Red)
Selama ini warna merah memang identik dengan masyarakat Tionghoa. Ketika perayaan Imlek tiba, warna merah terang ada di mana – mana, mulai lampion hingga barongsai. Namun ternyata warna ini tidak cocok untuk rumah atau ruangan menurut ilmu Feng Shui. Warna merah terang dianggap terlalu kuat dan berapi-api. Dengan demikian, jika digunakan secara berlebihan di ruang tidur atau ruang kerja, bisa menimbulkan stres, pertengkaran, dan kegelisahan sehingga aktivitas bekerja malah jadi tidak produktif. Ternyata warna merah juga tak cocok untuk semua aspek bangunan.
2. Hitam Pekat (Solid Black)
Warna hitam pekat dipercaya membawa energi Yin yang berlebihan dan sangat kuat. Dampaknya, warna hitam pekat justru akan membawa kesedihan, kemurungan, hingga penghuninya yang merasa terisolasi. Cat hitam pekat menurut Feng Shui hanya cocok untuk elemen air dan arah utara. Warna ini tidak disarankan untuk pewarnaan dapur, ruang anak, dan ruang keluarga.
3. Putih Murni
Baca Juga: The Cat in the Hat Kini Hadir dalam Film Animasi, Ini Trailer Resminya
Warna putih murni dianggap sebagai cat yang bisa menciptakan kesan dingin sekaligus membuat orang tak tertarik berkunjung ke rumah. Putih murni merupakan salah satu warna dalam konsep yin dan yang, dua hal yang saling bertolak belakang dalam kebudayaan Tiongkok. Terlalu condong pada salah satunya membuat suasana tidak hangat dan kurang netral. Namun, bagi yang ingin memakai warna ini di rumah atau kamarnya, Anda bisa mencampurkan warna putih dengan warna lain, misalnya menjadi broken white atau ivory.
4. Coklat Gelap
Coklat gelap dipercaya sebagai cat yang membuat energi stagnan. Menerapkan cat ini pada rumah atau ruangan Anda dipercaya bakal membebani pikiran sehingga memicu rasa malas dan depresi. Jika tetap ingin memakai warna coklat, sangat disarankan warn aini tidak menjadi warna yang dominan di dalam rumah.
5. Kuning Neon
Sama seperti merah terang, kuning neon juga identik dengan masyarakat Tionghoa. Aksen kuning – merah jamak ditemukan dalam perayaan Imlek. Namun, siapa sangka justru warna kuning neon sangat tidak direkomendasikan dalam ilmu Feng Shui ketika ingin mengecat rumah atau kamar. Warna kuning neon diasosiasikan sebagai pembawa kegelisahan. Jika mengecat ruangan dengan warna ini maka penghuninya akan terjebak dalam ketegangan. Warna kuning neon pada dinding kamar juga dipercaya bakal membuat si empunya kamar menjadi sulit tidur.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
10 Rekomendasi Warna Cat Rumah Minimalis Supaya Tampak Elegan dan Mewah Tetapi Nyaman
-
7 Merk Cat Tembok yang Bagus dan Awet: Harga Terjangkau, Daya Tutup Maksimal
-
6 Warna Cat Tembok yang Membuat Ruangan Terlihat Luas, Terang, dan Nyaman
-
5 Cat Tembok Waterproof Terbaik untuk Melindungi Rumah dari Banjir dan Kebocoran
-
The Cat in the Hat Kini Hadir dalam Film Animasi, Ini Trailer Resminya
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Pembagian Daging Kurban yang Benar Berapa Kg? Ini Penjelasannya Sesuai Syariat Islam
-
20 Kata-kata Ucapan Idul Adha yang Menyentuh Hati, Paling Tulus untuk Keluarga dan Sahabat
-
5 Obat Penumbuh Rambut Terbaik di Apotek, Solusi Rontok dan Botak
-
4 Serum Pencerah Lokal BPOM untuk Kulit Kusam agar Wajah Terlihat Lebih Glowing
-
Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Panduan Lengkap dan Bacaan Niatnya
-
5 Sepatu Lari Hoka dengan Bantalan Super Empuk untuk Daily Run hingga Long Run
-
Visual Storytelling, Tren Baru Suarakan Pentingnya Jaga Alam dan Satwa Liar
-
Bedak Padat Hanasui Agar Natural Pakai Shade Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bisa Disesuaikan
-
4 Pore Filler Primer untuk Menyamarkan Pori-Pori agar Makeup Tampak Lebih Mulus
-
Alasan Mengapa Banyak Orang Selalu Menantikan Arigato Indonesia Setiap Tahun