Suara.com - Eksfoliasi dikenal sebagai salah satu tahapan skincare yang penting untuk mengangkat sel kulit mati. Tapi bagaimana jika kondisi kulit sedang berjerawat, apakah eksfoliasi tetap aman dilakukan?
Banyak orang ragu untuk mengeksfoliasi saat wajah sedang meradang karena takut memperparah kondisi jerawat. Wajar saja karena jerawat yang meradang biasanya lebih sensitif terhadap produk atau tindakan tertentu.
Di sisi lain, sel kulit mati yang menumpuk juga bisa menjadi salah satu pemicu jerawat makin parah. Maka dari itu, penting mengetahui kapan waktu yang tepat dan metode eksfoliasi yang aman untuk kulit berjerawat.
Menurut dokter sekaligus skincare enthusiast, dr. Giovanni Abraham, eksfoliasi tidak sepenuhnya dilarang bagi pemilik kulit berjerawat. Namun ada aturan dan jenis eksfoliasi tertentu yang perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan iritasi.
Lalu, eksfoliasi seperti apa yang boleh dilakukan saat jerawatan? Simak penjelasan lengkap dari dokter kecantikan berikut ini supaya kamu bisa merawat wajah tanpa risiko makin parah.
Wajah Lagi Jerawatan Apakah Boleh Eksfoliasi?
Menurut penjelasan dr. Giovanni Abraham dalam video di akun TikTok, @dr.giovanniabraham, melakukan eksfoliasi saat kulit berjerawat adalah hal yang diperbolehkan.
Asalkan, eksfoliasi yang digunakan bukan scrub karena itu justru bisa memperparah kondisi jerawat. Sebaliknya, eksfoliasi yang aman untuk kulit berjerawat adalah dengan menggunakan chemical peeling dengan konsentrasi rendah.
"Kalau kamu lagi jerawatan, boleh enggak sih chemical peeling? Boleh enggak sih eksfoliasi? Jawabannya, tergantung dari eksfoliasi apa yang kamu gunakan," jelas dr. Giovanni Abraham, dilansir pada Rabu, 9 Juli 2025.
"Kalau misalkan kamu bilang pakai scrub, jangan. Nanti jerawat kamu pecah, nanahnya ke mana-mana. Jerawat kamu semakin parah. Tapi kalau kamu pakai chemical peeling yang konsentrasinya 5%, 7%, 8%, itu boleh kamu pakai," imbuhnya.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Toner AHA BHA untuk Eksfoliasi: Angkat Sel Kulit Mati, Bikin Wajah Halus
dr. Giovanni Abraham mengatakan, penggunaan peeling pada kulit berjerawat bisa membantu meredakan jerawat dan membuatnya cepat kempes. Peeling juga bisa membersihkan komedo sehingga membuat wajah lebih bersih.
Tapi perli diingat, kalau kulit sedang berjerawat, cukup eksfoliasi menggunakan chemical peeling sebanyak sekali dalam seminggu. Sebab kalau terlalu sering, kulit bisa iritasi dan merusak skin barrier.
"Ingat, jangan terlalu sering pakai chemical peeling. Cukup seminggu sekali aja, karena kalau terlalu sering kulit kamu bakal iritasi dan bikin skin barrier kamu jadi rusak," tegas dr. Giovanni Abraham.
"Nanti kalau skin barrier rusak, lebih gampang lagi bakteri masuk. Bikin kulit kamu kering, rusak, jerawatan, (dan) iritasi. Jangan lupa juga basic skincare-nya," tandasnya.
Melalui penjelasan dr. Giovanni Abraham, bisa disimpulkan bahwa eksfoliasi tetap boleh dilakukan saat wajah sedang jerawatan, asal menggunakan jenis dan cara yang tepat. Hindari scrub dan pilih chemical exfoliant dengan kadar rendah agar kulit tetap aman dan tidak semakin meradang.
Selain memperhatikan jenis eksfoliasi, penting juga untuk menjaga frekuensinya. Cukup lakukan seminggu sekali dan jangan lupa tetap menjalankan basic skincare harian seperti pembersih wajah, pelembap, dan sunscreen agar hasil perawatan lebih maksimal.
Dengan pendekatan yang tepat, eksfoliasi bisa menjadi langkah tambahan yang membantu mempercepat penyembuhan jerawat. Jadi, tak perlu takut mengeksfoliasi saat jerawatan, selama kamu paham aturan mainnya dan mendengarkan kondisi kulitmu sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi
-
322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka
-
Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan
-
66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi
-
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia
-
Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus
-
BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap
-
Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas
-
Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik
-
Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat