Brand ini terkenal dengan gaya klasik ala Eropa yang dikemas dalam nuansa minimalis. Lanccelot menawarkan berbagai model, mulai dari chronograph elegan hingga jam tangan kasual untuk keseharian.
Desain tipis dan ringan membuat jam ini pas dikenakan oleh pria maupun wanita. Harga jam Lanccelot mulai dari Rp300.000-an dan banyak tersedia secara online.
4. NAM Watch
Mengusung filosofi “Waktu untuk Indonesia”, NAM Watch menggabungkan desain modern dengan unsur lokal. Salah satu cirinya adalah penamaan seri berdasarkan tokoh-tokoh atau daerah Indonesia.
Mesin jamnya menggunakan movement Jepang yang sudah terbukti presisi. Untuk mendapatkan jam tangan ini, Anda perlu menyiapkan dana sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta.
5. Roodolph
Jam tangan ini menampilkan gaya elegan yang cocok untuk acara formal maupun kasual. Roodolph banyak menggunakan material stainless steel dengan pilihan warna netral seperti silver, gold, atau hitam.
Tampilan dial-nya rapi dan mudah dibaca, dengan pilihan tali kulit maupun logam. Kisaran harganya berada antara Rp500.000 hingga Rp1,2 juta, menjadikannya pilihan jam tangan lokal branded yang bersaing di pasaran.
6. Woodka
Baca Juga: 7 Rekomendasi Jam Tangan Anti Air Murah, Harga di Bawah Rp 600 Ribu
Seperti namanya, Woodka menggunakan material kayu dan kain tenun lokal sebagai ciri khas.
Strap jam tangan ini dapat diganti dengan mudah, sehingga Anda bisa menyesuaikan tampilan dengan outfit sehari-hari.
Desainnya playful dan artistik, sangat cocok bagi Anda yang menyukai gaya bohemian atau kasual unik. Harga Woodka mulai dari Rp400.000 hingga Rp1 juta.
7. Parlent
Parlent menghadirkan jam tangan bergaya kasual dan profesional dengan desain yang sleek. Produk mereka banyak dipakai oleh kalangan muda yang ingin tampil simpel namun tetap stylish.
Materialnya kokoh dan nyaman di pergelangan tangan. Jam tangan ini dibanderol sekitar Rp350.000–Rp700.000 dan cukup populer di kalangan mahasiswa atau pekerja muda.
8. PhiLipe Ricci
Merek ini menawarkan jam tangan lokal dengan tampilan premium yang meniru gaya arloji Eropa. Pilihan modelnya banyak tersedia dalam varian formal hingga sporty.
Detail dial dan finishing logamnya terlihat rapi dan elegan. Meski terlihat mewah, harganya cukup ramah, mulai dari Rp500.000 sampai Rp900.000, membuatnya layak dilirik sebagai jam tangan lokal branded yang terjangkau.
9. Garvinoes
Brand jam tangan lokal ini menyasar pasar anak muda dengan desain modern dan warna-warna kekinian. Beberapa serinya bahkan menggunakan tali berbahan paracord untuk tampilan lebih bold.
Fitur-fitur dasar seperti ketahanan air, luminous pointer, dan stopwatch tersedia pada model tertentu. Garvinoes dijual mulai dari Rp300.000, cocok untuk gaya kasual dan streetwear.
10. Verve
Terakhir, ada Verve yang menonjol dengan desain minimalis dan ringan. Jam tangan ini cocok untuk Anda yang suka tampil rapi dan profesional tanpa terlalu mencolok.
Pilihan warnanya netral dan desainnya timeless, sehingga cocok dipadukan dengan berbagai gaya busana. Harga Verve cukup kompetitif, berada di kisaran Rp350.000–Rp700.000.
Dengan semakin banyaknya pilihan jam tangan lokal branded yang tersedia di pasaran, Anda tidak perlu lagi bergantung pada merek luar negeri untuk tampil gaya dan berkelas.
Produk-produk jam tangan lokal kini hadir dengan desain, kualitas, dan harga yang bersaing, sekaligus mendukung pertumbuhan industri kreatif dalam negeri.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Jam Tangan Anti Air Murah, Harga di Bawah Rp 600 Ribu
-
Samsung Galaxy Watch 8 dan 8 Classic Meluncur ke Indonesia, Ini Harganya
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Lari Saingan Garmin, Gak Kalah Canggih Buat Melacak Langkah
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Analog Pria Desain Mewah, Bikin Penampilan Makin Maskulin
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah