Suara.com - MPLS 2025, sejumlah siswa sudah memasuki gerbang sekolah baru untuk pertama kalinya hari ini (14/7/2025). Ini adalah momen yang campur aduk.
Memang ada semangat, membayangkan teman-teman baru dan pelajaran seru, tapi tak jarang terselip juga rasa cemas. Makanya, jingle MPLS Ramah 2025 ini diciptakan.
Nah, untuk menyambut tahun ajaran baru 2025/2026, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hadir dengan sebuah gebrakan positif yang siap menghapus segala kegundahan: sebuah jingle resmi berjudul "Hari Baru".
Lagu ini bukan sekadar melodi ceria pengisi acara. Di balik liriknya yang sederhana, tersimpan pesan mendalam tentang semangat, persahabatan, dan toleransi.
Diciptakan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, jingle ini menjadi simbol transformasi MPLS menjadi lebih ramah, inklusif, dan pastinya, jauh dari kesan perpeloncoan.
Bagi kamu, para siswa baru, mari kita bedah bersama makna di balik lirik lagu jingle MPLS ramah ini dan mengapa ia lebih dari sekadar lagu biasa.
Apa Itu MPLS Ramah 2025/2026?
Dulu, masa orientasi siswa mungkin identik dengan tugas aneh dan senioritas. Namun, zaman telah berubah.
Kemendikdasmen kini menggaungkan konsep "MPLS Ramah", di mana fokus utamanya adalah menciptakan suasana yang aman, menyenangkan, dan menumbuhkan karakter positif.
Di sinilah peran jingle "Hari Baru" menjadi krusial. Musik memiliki kekuatan untuk menyatukan, membangkitkan emosi, dan menanamkan pesan dengan cara yang lebih efektif.
Baca Juga: 50 Twibbon dan Caption Instagram MPLS Tahun Ajaran Baru 2025/2026
Lagu ini dirancang untuk menjadi "lagu kebangsaan" para siswa baru, sebuah penanda dimulainya babak baru yang penuh harapan dan kebersamaan.
Lirik Lagu Hari Baru - Jingle MPLS Ramah 2025
Jingle MPLS 2025 ini dinyanyikan dengan merdu oleh Claudy Qaila Sakhi, pemenang penghargaan menyanyi solo nasional.
Inilah lirik lengkap dari jingle MPLS Ramah 2025 berjudul "Hari Baru" yang akan menemanimu di hari-hari pertama sekolah. Yuk, hafalkan bersama!
Hari baru
Semangat baru
Gembira menuntut ilmu
Gapai mimpi
Ukir prestasi
Hari baru
Kawan baru
Suasana baru saling menghormati
Saling menerima
Sekolahku... Rumahku...
(Reff)
Mari bersama-sama penuh suka cita
Gapai cita mulia masa depan....jaya
Mari bersama-sama penuh suka cita
Gapai cita mulia masa depan....jaya
Bedah Lirik, Pesan Anti-Perundungan
Jika didengarkan sekilas, lirik lagu jingle MPLS Ramah 2025 memang terdengar simpel.
Namun, setiap baitnya mengandung makna dan nilai pendidikan karakter yang kuat.
1. "Hari Baru, Semangat Baru" - Suntikan Optimisme Sejak Dini
Bagian pembuka ini langsung menyasar perasaan siswa baru. Ia berfungsi sebagai mantra positif untuk mengubah kecemasan menjadi optimisme.
Lirik ini mengajak setiap siswa untuk meninggalkan keraguan di belakang dan menyambut lembaran baru dengan energi penuh.
2. "Saling Menghormati, Saling Menerima" - Fondasi Sekolah yang Aman
Inilah inti dari pesan anti-bullying dan inklusivitas. Dua frasa singkat ini secara eksplisit menegaskan bahwa di lingkungan sekolah yang baru, perbedaan bukanlah untuk dicela, melainkan untuk dirayakan.
Ini adalah komitmen awal untuk menciptakan zona aman di mana setiap siswa, apa pun latar belakangnya, merasa diterima dan dihargai.
3. "Sekolahku... Rumahku..." - Membangun Rasa Memiliki
Sebuah kalimat kuat yang mampu mengubah persepsi. Sekolah tidak lagi digambarkan sebagai institusi yang kaku dan asing, melainkan sebagai "rumah kedua".
Pesan ini secara psikologis dapat menumbuhkan rasa nyaman, aman, dan rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat di kalangan siswa.
Ketika siswa merasa sekolah adalah rumahnya, mereka akan lebih termotivasi untuk menjaga dan berkontribusi positif.
4. "Mari Bersama-sama Penuh Suka Cita" - Visi Kolektif
lirik jingle MPLS Ramah 2025 pada bagian reffrain atau pengulangan menekankan pentingnya kolaborasi.
Kata "bersama-sama" diulang untuk menegaskan bahwa kesuksesan dan kebahagiaan di sekolah adalah perjalanan kolektif, bukan kompetisi individual.
Ini mendorong siswa untuk saling mendukung dalam meraih cita-cita.
Musik Sebagai Alat Pendidikan Karakter
Jingle MPLS 2025 "Hari Baru" adalah contoh cemerlang bagaimana musik bisa menjadi alat pedagogis yang efektif. Ia tidak menggurui, namun mengajak.
Melodinya yang mudah diingat memastikan pesannya meresap ke alam bawah sadar, membentuk pola pikir dan perilaku positif yang diharapkan akan terbawa sepanjang tahun ajaran.
Lagu ini bukan hanya untuk dinyanyikan selama MPLS, melainkan untuk dihidupi nilainya setiap hari. Ia adalah pengingat konstan tentang pentingnya optimisme, persahabatan, rasa hormat, dan kolaborasi.
Jadi, saat kamu menyanyikan lagu ini bersama teman-teman barumu, ingatlah bahwa kamu tidak sedang menyanyikan lagu biasa.
Kamu sedang mendeklarasikan komitmen untuk menjadi bagian dari generasi pelajar yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun masa depan jaya bersama-sama.
Dari lirik lagu jingle MPLS Ramah 2025 di atas, bagian mana yang paling menjadi favoritmu? Yuk, bagikan pendapatmu di kolom komentar!
Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman MPLS-mu agar semangat "Hari Baru" ini menular ke semua!
Berita Terkait
-
50 Twibbon dan Caption Instagram MPLS Tahun Ajaran Baru 2025/2026
-
Dedi Mulyadi Atur Jam Masuk MPLS Lebih Pagi dan Libatkan TNI/Polri, DPR Wanti-wanti Hal Ini
-
Kebijakan Dedi Mulyadi Jelang MPLS di Jabar, Libatkan TNI/Polri, Siswa Masuk 6.30 WIB
-
Kumpulan Jawaban Teka-Teki MPLS Lengkap: Ini Arti Buah Harajuku sampai Teh Band
-
10 Jingle MPLS 2025 Ramah yang Kreatif: Lirik Mudah Dihafal, Suasana Jadi Meriah!
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Agar Indonesia Maju dari Kekayaan Biodiversitas, Kepala BPOM: Kolaborasi Riset dan Dunia Usaha
-
Berapa Besaran Zakat Fitrah 2026? Begini Cara Menghitungnya
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya