Suara.com - Pernyataan mengejutkan datang dari Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Dalam sebuah acara pembekalan P4N Angkatan 68, ia mengungkapkan potensi besar dari kemenyan sebagai komoditas strategis yang selama ini dipandang sebelah mata.
Tak tanggung-tanggung, Gibran menyebut kemenyan sebagai bahan baku penting dalam parfum-parfum mewah dunia seperti Louis Vuitton (LV) dan Gucci.
“Saya bicara hilirisasi kemenyan banyak yang ketawa, katanya kemenyan buat dukun. Salah! Kemenyan itu sama berharganya dengan nikel,” ujar Gibran.
Pernyataan ini langsung memicu beragam reaksi dari publik, mulai dari rasa penasaran hingga komentar sarkastis. Namun, apakah benar kemenyan adalah bahan baku parfum kelas dunia? Dan sebenarnya, apa itu kemenyan?
Kemenyan: Dari Hutan Indonesia ke Dunia Parfum
Dikutip Hello Sehat, kemenyan merupakan getah dari pohon yang masuk dalam genus Styrax, dan dikenal pula dengan nama benzoin di dunia internasional. Indonesia, khususnya wilayah Sumatra Utara seperti Tapanuli, adalah salah satu produsen utama kemenyan dunia.
Tanaman ini telah digunakan selama berabad-abad dalam berbagai budaya, baik untuk ritual spiritual maupun sebagai bahan pengobatan tradisional.
Di dunia modern, kemenyan (benzoin resin) telah menjadi bahan penting dalam berbagai industri, termasuk:
- Industri parfum dan kosmetik: digunakan sebagai fixative, yaitu bahan yang membantu parfum bertahan lebih lama di kulit.
- Industri farmasi: sebagai bahan dalam salep dan lotion antiseptik.
- Obat tradisional: untuk mengobati peradangan, iritasi kulit, dan gangguan pernapasan.
Jadi, tidak mengherankan jika merek-merek parfum ternama seperti LV dan Gucci memanfaatkan senyawa aromatik dari kemenyan untuk menciptakan aroma eksklusif dan tahan lama.
Baca Juga: 7 Parfum Lokal yang Wanginya Mirip Parfum Mahal, Mulai Rp30 Ribuan Saja
Mengapa Selama Ini Kemenyan Diremehkan?
Di Indonesia, kemenyan sering kali dikaitkan dengan hal mistis atau ritual dukun. Hal ini membuat banyak orang memandangnya sebelah mata, meskipun nilai ekonominya cukup tinggi di pasar internasional.
Gibran menyayangkan bahwa selama puluhan tahun, Indonesia hanya mengekspor kemenyan dalam bentuk mentah tanpa nilai tambah.
“Dari dulu kita jual mentah. Padahal ibu-ibu yang pakai parfum LV, Gucci dan lain-lain itu sebenarnya sedang pakai kemenyan,” tegas Gibran.
Inilah yang mendasari dorongan Gibran untuk mendorong hilirisasi kemenyan. Ia ingin anak-anak muda Indonesia terlibat dalam riset, pengolahan, dan pengembangan produk turunan kemenyan, dari parfum lokal hingga produk kecantikan dan farmasi berkelas dunia.
Kemenyan dalam Dunia Medis dan Kecantikan
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA