Suara.com - Permasalahan kulkas yang cepat bau, penuh bakteri, dan membuat makanan cepat rusak masih jadi keluhan utama banyak keluarga Indonesia.
Apalagi di musim liburan atau saat menyiapkan acara keluarga besar, kulkas jadi penuh sesak, sirkulasi udara terganggu, dan aroma tak sedap dari makanan seperti rendang, tom yum, hingga durian makin merebak.
Tak hanya mengganggu, kondisi ini juga memicu pertumbuhan bakteri yang membahayakan kesehatan keluarga, khususnya bayi dan anak-anak.
Namun kini, kekhawatiran itu bisa ditepis berkat inovasi terbaru dari Toshiba yang resmi meluncurkan kulkas unggulan dari lini Nature Pure Series dengan kapasitas super besar 711 liter, terbesar di Indonesia dan ASEAN.
Bahkan, produk ini mencetak sejarah dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai Kulkas Empat Pintu dengan Kapasitas Terbesar di Indonesia.
Tak hanya unggul dalam daya tampung, kulkas Toshiba terbaru ini hadir sebagai jawaban atas permasalahan klasik kulkas bau dan penuh bakteri.
Dalam peluncuran resminya di Jakarta, Product Manager Refrigerator Toshiba Lifestyle Indonesia, Puput Chandra Erlinda, menegaskan bahwa teknologi terbaru yang dibenamkan menjadi nilai jual utama.
“Kulkas ini seperti membawa supermarket ke dalam rumah. Dengan kapasitas besar, keluarga bisa menyimpan stok makanan hingga dua minggu tanpa khawatir cepat rusak atau bau,” ujar Puput.
Solusi Ampuh: Teknologi PureAIR & PureAIR Turbo
Baca Juga: Benarkah Mematikan Kulkas Setiap Malam Bisa Hemat Listrik? Cek Fakta dan 4 Rekomendasi Merek Terbaik
Dua fitur andalan dari seri Nature Pure ini adalah PureAIR dan PureAIR Turbo, yang didesain khusus untuk menjaga udara dalam kulkas tetap bersih dan higienis.
Teknologi ini mampu mensterilkan udara hingga 99,99%, sehingga makanan tetap segar lebih lama dan terbebas dari kontaminasi bakteri.
Teknologi ini sangat ideal untuk keluarga dengan bayi dan balita karena dapat menyimpan ASI, MPASI, dan makanan bayi dengan aman.
“Dengan PureAIR Turbo Mode, udara di dalam kulkas dapat dibersihkan 3 kali lebih cepat hanya dengan satu klik. Fitur ini juga sangat efektif menghilangkan bau menyengat, seperti durian dan makanan berbumbu kuat, dengan efektivitas deodorisasi lebih dari 99%,” tambah Puput.
Teknologi ini juga bekerja otomatis setiap satu jam, menciptakan ekosistem kulkas yang bersih tanpa intervensi pengguna, sebuah terobosan penting untuk menjawab tantangan gaya hidup modern yang serba cepat namun tetap peduli pada kesehatan keluarga.
Michael Adisuhanto, Deputy General Manager Toshiba Lifestyle Indonesia, menekankan bahwa inovasi ini bukan hanya soal ukuran, tetapi tentang pemahaman mendalam terhadap gaya hidup masyarakat Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang