Suara.com - Jam tangan bukan sekadar penunjuk waktu. Di kalangan kolektor dan pecinta fashion pria, jam tangan juga dianggap sebagai bentuk investasi. Tak hanya karena tampilannya yang elegan, tapi juga karena nilainya bisa meningkat seiring waktu, terutama jika model tersebut langka, edisi terbatas, atau berasal dari brand ternama.
Artikel ini akan membahas rekomendasi jam tangan pria yang bisa jadi aset berharga, baik dari segi nilai jual maupun gengsi.
Kalau kamu sedang mencari jam tangan bukan hanya untuk dipakai, tapi juga untuk disimpan sebagai investasi, simak rekomendasinya berikut ini.
1. Rolex Submariner
Tak bisa dipungkiri, Rolex adalah raja dalam dunia jam tangan investasi. Seri Rolex Submariner adalah salah satu model paling populer dan dicari oleh kolektor. Model ini pertama kali dirilis pada tahun 1953 dan terus berevolusi dengan peningkatan teknologi dan desain.
Submariner dikenal tahan air hingga kedalaman 300 meter dan memiliki tampilan yang sporty tapi tetap mewah. Harga barunya bisa mulai dari Rp150 juta, tapi untuk versi vintage atau edisi khusus, harganya bisa melonjak hingga miliaran rupiah di pasar sekunder.
Permintaan tinggi, brand prestige, dan model yang terus naik harga tiap tahun jadi alasan kenapa jam tangan ini bisa dijadikan investasi.
2. Omega Speedmaster Professional “Moonwatch”
Jam tangan ini punya nilai sejarah yang kuat: dipakai oleh para astronot NASA saat misi Apollo 11 ke bulan tahun 1969. Omega Speedmaster “Moonwatch” dianggap sebagai ikon dalam dunia horologi dan sering dijuluki sebagai "the watch that went to the moon".
Baca Juga: 5 Cara Membedakan Jam G-Shock Asli dan Palsu, Pastikan Jam Tangan Idamanmu Original
Dengan harga mulai dari Rp70 jutaan untuk model baru, kolektor biasanya mencari model vintage atau edisi terbatas yang punya nilai historis tinggi.
Nilai historis, desain klasik, dan daya tarik kolektor global menjadi alasan kenapa jam tangan ini nilainya semakin naik.
3. Patek Philippe Nautilus
Jika kamu mencari jam tangan ultra-premium yang nilainya bisa naik drastis, Patek Philippe Nautilus adalah pilihan terbaik. Model ini punya desain khas dengan bezel berbentuk segi delapan dan bracelet yang menyatu mulus dengan casing.
Seri 5711 yang sudah discontinue kini diburu banyak kolektor. Harganya di pasar sekunder bisa mencapai lebih dari Rp1,5 miliar, padahal harga retail-nya dulunya "hanya" sekitar Rp400 juta.
Selain merek, jam tangan ini juga memiliki nilai investasi karena produksi terbatas, status simbol tinggi, dan harga bekas yang jauh melampaui harga baru.
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Jam Tangan Pria Lokal Berkualitas, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Perusahaan AS Investasi Rp 130 Triliun, Bangun Kasino Mewah di Singapura
-
5 Cara Membedakan Jam G-Shock Asli dan Palsu, Pastikan Jam Tangan Idamanmu Original
-
Mengapa Pakar Bilang Investasi Kripto Justru Makin Menarik di 2025
-
Modal Rp100 Ribu Bisa Jadi Jutawan? Ternyata Ini Kuncinya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim